Minggu, 7 Maret 21

Din Syamsuddin: Program Karma ANTV Tak Sesuai Akidah Islam

Din Syamsuddin: Program Karma ANTV Tak Sesuai Akidah Islam
* Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta ANTV mengkaji ulang program reality show Karma. Ia menilai acara yang dipandu Robby Purba dan menampilkan Roy Kiyoshi sebagai paranormal itu ada hal-hal yang bertentangan dengan akidah Islam.

Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/6/2018), Din meminta Komisi Pengkajian MUI untuk segera mengkaji lebih lanjut program acara TV yang telah ditayangkan ANTV sejak Desember 2017 itu.

Menanggapi hal itu, Corporate Communications Manager ANTV Nugroho Agung Prasetyo mengaku telah mendengar masukan dari MUI terkait penayangan Karma yang menghadirkan paranormal Roy Kiyoshi. Pihaknya siap memperbaiki.

“Kami terima masukan dari MUI, Insya Allah, ANTV selalu membuka diri untuk perbaikan tayangannya,” ujarnya Senin (25/6/2018).

ANTV akan menindaklanjuti masukan tersebut sebagai bahan evaluasi internal.A NTV juga berencana serta melakukan koordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) maupun MUI. Agar ke depan tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan dengan tayangan tersebut.

“Kami akan melakukan evaluasi agar program yang ditayangkan dapat menjadi lebih baik,” jelas Nugroho.

Menurutnya, setiap program televisi yang direncanakan dan diproduksi oleh pihak stasiun televisi selalu memperhatikan regulasi yang berlaku. “Kami menggunakan pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran dalam hal ini,” ungkap Nugroho.

Berdasarkan laman karma.antvklik.com, Karma merupakan program misteri reality show yang mengangkat kisah nyata dari 31 partisipan sesuai tanggal lahirnya. Dua orang paranormal tampil sebagai pembawa acara. Mereka menguak kisah problematika kehidupan setiap partisipan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.