Selasa, 28 September 21

Dilarang di Monas, Tabligh Akbar NM Getarkan GBK

Dilarang di Monas, Tabligh Akbar NM Getarkan GBK

Jakarta, Obsessionnews – Ribuan massa anggota Majelis Solawat dan Dzikir Nurul Mustofa (NM) dari berbagai kawasan di Jabodetabek, Sabtu malam (4/7), memadati Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. Mereka mengalunkan takbir dan solawat dalam peringatan Nuzulul Quran dan doa bersama untuk kemajuan bangsa.

“Meski kami tidak diijikan melakukan tabligh di Monas, tapi kita tidak putus semangat untuk berjuang menegakan kalimat Allah”, seru Habib Ghasim Bin Ja’far Assegaf yang disambut takbir hadirin.

Sebelumnya takbir akbar majelis Nurul Mustofa ini memang direncanakan untuk dilangsungkan di Monas. Meski berbagai pihak sudah memberi lampu hijau dan persiapan sudah matang, pihak Pemda DKI tidak mengijinkan acara tersebut di Monas. Akhirnya takbir dipindah ke Gelora Bung Karno.

NM1

“Ini pengalaman bagi kita untuk ke depan agar memilih pemimpin yang mendukung kegiatan Islam”, ujar Habib Mustofa yang disambut riuh hadirin.

Ia mengajak umat Islam khususnya jamaah majelis dizikir dan sholawat Nurul Mustofa untuk terus mengkaji ajaran Rasulullah SAW. Ia juga meminta agar jamaah menjadi contoh bagi masyarakat dalam tingkah laku dan akhlaknya.

“Kita hari ini membuktikan bahwa hari ini meski ribuan orang hadir tapi keamanan tetap terjamin. Kita juga buktikan bahwa jamaah majelis Nurul Mustofa bisa menjaga diri. Jadi kita ke depan akan memilih pemimpin yang percaya dengan kita”, katanya.

NM2

Majelis dizikir dihadiri berbagai tokoh diantaranya Habib Hasan bin Jafar Assegaf, Habib Abdullah, Habib Mustofa, Habib Ghasim, Habib Muhammad Bin Thohir, KH Ainul Yakin dari Ponpes Assafiiyah Jatwaringin serta KH Marjuki Arman dari Pondok Pesantren Al-Ihtisom Lenteng Agung Jaksel.

Acara berlangsung hingga dinihari dan berakhir dengan tertib. Ribuan massa Majelis Solawat dan Dzikir Nurul Mustofa kembali ke tempat tinggal masing-masing.

Pimpinan Majelis Dzikir Nurul Mustofa Habib Habib Hasan bin Jafar Assegaf meminta kepada jamaah untuk mengisi akhir Ramadhan dengan terus membaca dan mengkaji Alquran dan menerapkannya dalam kehidapan sehari hari. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.