Senin, 29 November 21

Dikenal ‘Licin’, Bandar Narkoba Diringkus Polisi

Dikenal ‘Licin’, Bandar Narkoba Diringkus Polisi
* Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Arnapi saat gelar perkara di Mapolres, Senin (11/5/2015). (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – Petugas Reskrim Polsek Krembangan meringkus Yus Ismanto (34), warga Jalan Morokrembangan, Surabaya. Bandar narkoba yang terkenal licin dan tergolong salah satu bandar dengan pelanggan tetap mayoritas Anak Buah Kapal (ABK) ini, akhirnya berhasil diringkus menghisap sabu-sabu di rumahnya.

Yus Ismanto berhasil ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan
selama tiga bulan. Polisi cukup berhati-hati sebelum akhirnya melakukan penggerebekan agar upaya paksa itu tak lagi gagal seperti beberapa penggerebekan sebelumnya.

Saat diamankan, dari rumah tempat Yus Ismanto, polisi menyita barang bukti sabu-sabu seberat 5,31 gram siap edar, satu pucuk senjata api (senpi) rakitan, empat bilah senjata tajam (sajam), uang Rp4 juta serta alat isap sabu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Arnapi mengatakan, selain satu unit senpi rakitan juga terdapat dua peluru. Tersangka mengaku mendapatkan senpi jenis revolver dari rekannya di Kalimantan.

“Selain itu, tersangka mengaku sudah tiga bulan mengedarkan sabu-sabu,” jelasnya kepada wartawan, Senin (11/5/2015).

AKBP Arnapi menambahkan, tersangka mengaku ABK merupakan pelanggan tetap sabu-sabu. “Namun kami tidak lantas langsung percaya. Karena dari barang bukti yang ditemukan tersangka ini sudah profesional,” tambahnya.

Arnapi mengaku akan terus mengembangkan kasus ini. Pihaknya curiga, tersangka juga terlibat dengan kasus kriminalitas lainnya. Ini diperkuat dengan ditemukannya senpi, sajam, dan beberapa plat nopol palsu dari rumah tersangka.

“Tidak menutup kemungkinan tersangka juga terlibat tindakan kriminalitas lainnya. Kami juga telah berkoordinasi dengan Polres lainnya untuk dapat memberikan informasi khususnya terkait kejadian pencurian dengan kekerasan,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan barang bukti 5,31 gram sabu-sabu, pil ekstasi seberat 0,76 gram, alat hisap, plastik klip, satu gulung aluminium foil, senpi rakitan jenis revolver, empat senjata tajam, plat nopol palsu, dan Mobil Xenia warna silver nopol B 1245 VBB

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan Pasal 1 ayat 1 Jo Pasal 2 ayat 1 UU darurat tahun 1951. Dengan ancaman hukuman maksimal mati atau seumur hidup. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.