Kamis, 27 Januari 22

Dikejar Pria Hidung Belang, Guru Ini Jatuh ke Jurang

Dikejar Pria Hidung Belang, Guru Ini Jatuh ke Jurang
* Hannah Gavios.

Jakarta, Obsessionnews.com Karena dikejar-kejar oleh seorang pria yang hendak memperkosanya,  seorang guru perempuan asal New York, Amerika Serikat (AS) bernama Hannah Gavios, 23, jatuh ke jurang sedalam 150 kaki atau lebih dari 45 meter di resor Krabi, Thailand.

Untungnya, nyawa Gavios masih bisa terselamatkan, meski mengalami patah tulang punggung. Kepolisian Thailand berhasil menangkap pria hidung belang ini tersebut.

Aksi kejar-kejaran ini terjadi di resor pantai Krabi, Railay Beach, pada Kamis 1 September 2016 lalu. Gavios yang sedang beribur ke Thailand ini awalnya tersesat dan seorang pria mengiming-imingi dengan bantuan petunjuk jalan.

Namun siapa sangka, ternyata pria yang diidentifikasi sebagai Apai Ruengvorn (28) ini berniat untuk memenuhi nafsu birahinya, hingga memaksa dan mengejar Gavios.

”Saya benar-benar berpikir saya akan mati,” kata Gavios kepada Daily Mai, Rabu (7/9/2016).  ”Saat itu gelap, sekitar pukul 23.00 dan satu-satunya cara untuk mendapatkan kembali akomodasi saya adalah dengan menyeberangi tebing.”

Gavious merasa dirinya tidak akan meninggal dunia, hingga mendarat dari tebing ia menjerit kesakitan.

“Itu adalah hal yang paling menyakitkan yang pernah (saya alami). Saya merasa benar-benar rentan. Saya tidak bisa bergerak apa-apa.” Katanya.

Gavios mengatakan dia mengalami patah tulang dan menderita cedera kepala. Dia dibawa penyerangnya ke hutan. Saat dalam kondisi tak berdaya, pelaku dia sebut melakukan serangan seksual, tapi bukan memperkosa.

”Saya terjebak dengan orang gila ini. Saya  berada di hutan di semak-semak dengan ular liar merangkak pada saya, sementara dia masih terus mengganggu saya,” ujarnya.

Tersangka akhirnya meninggalkan Gavios setelah beberapa jam kemudian ada orang lain yang membawanya ke rumah sakit. Pelaku akhirnya didakwa melakukan perilaku cabul terhadap orang lain dan menyebabkan cedera serius. (Aprilia Rahapit)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.