Selasa, 19 Oktober 21

Dicibir SebabkanKemacetan, Otomotif Sumbang Triliunan Untuk DKI dan Negara

Dicibir SebabkanKemacetan, Otomotif Sumbang Triliunan Untuk DKI dan Negara

Jakarta – Meski sering dijadikan sasaran kekesalan saat terjadi kemacetan lalu – lintas, namun industri otomotif termasuk salah satu sektor yang banyak menyumbang pendapatan nasional dan daerah.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto, saat konfrensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Menurut dia, untuk Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta saja, sektor tersebut telah menyumbang Rp10 triliun sendiri. Sedang untuk pemerintah pusat sektor tersebut juga sudah menyumbang tidak sedikit lewat Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

“Jadi sektor otomotif jelek-jelek begini nyumbang Rp10 triliun nih ke pak Ahok. Buat DKI doang, itu masuknya ke kas daerah. Pemerintah pusat menerima PPnBM dan PPN. Pemerintah daerah menerima BBN dan PKB,” kata dia.

Dikatakan, dari setiap mobil yang dijual sebesar 10 persennya dikenakan PPN, artinya dari total nilai penjualan sepanjang 2014 yang mencapai jumlahnya Rp250 triliun, sebanyak Rp25 triliun diantaranya sudah dipastikan masuk kepemerintah.

Setelah itu masih ada PPnBM yang diambil rata – rata sekitar 15 persen. Jika dihitung dari total dari Rp250 triliun berarti ada tambahan Rp37,5 triliun PPnBM masuk ke kas pemerintah. “Itu masih belum kita hitung PPH dan lain-lain,” ujar dia.

Menurutnya, sumbangsi sektor otomotif kepada penghasilan negara seperti itu masih bisa bertambah jika penjualan kendaraan bermotor juga mengalami kenaikan atau bahkan jika mampu mengekspor kendaraan keluar negeri. (Kukuh Budiman)

Related posts