Senin, 30 Januari 23

Diancam Rusia, Turki Tetap Bela Muslim-Azerbaijan

Diancam Rusia, Turki Tetap Bela Muslim-Azerbaijan
* Jenderal Hulusi Akar. (Foto: EM)

Meski diancam oleh Rusia, Menteri Pertahanan Turki, Jenderal Hulusi Akar, tetap menegaskan dukungan penuh negaranya untuk Azerbaijan yang Mulsim. Di bawah komando Presiden Recep Tayyip Erdogan, Turki mengerahkan sejumlah pasukan militernya dalam Perang Armenia-Azerbaijan.

Dalam berita, Rabu 30 September 2020, Kementerian Pertahanan Armenia menuding Turki berada di balik serangan terhadap dua unit jet tempur Sukhoi Su-25 militerya. Armenia juga memastikan jika dua pesawat perangnya hancur ditembak jet tempur F-16 Angkatan Udara Turki (THK).

Armenia juga mengklaim bahwa Turki telah memobilisasi sejumlah tentara bayaran ke Azerbaijan. Armenia menuding tentara bayaran Turki adalah kelompok-kelompok teroris.

Para tentara bayaran diambil dari perusahaan keamanan swasta Turki, SADAT International Defense Consultancy Inc, di bawah pimpinan Jenderal Adnan Tanriverdi. Tanriverdi sendiri adalah mantan perwira Angkatan Bersenjata Turki (TSK), yang dikenal sangat dekat dengan Erdogan.

Gelombang tuduhan yang datang disikapi Turki dengan keras. Akar kembali menegaskan, Turki akan senantiasa mendukung penuh perjuangan pasukan Muslim Azerbaijan. Akar memastikan, Turki juga akan ikut mengusir pendudukan pasukan Armenia di wilayah Nagorno-Karabakh.

Seperti diberitakan, banyak pejuang-pejuang Islam yang berada di palagan Suriah melakukan hijrah ke Azerbaijan untuk menghadapi Armenia yang mayoritas Kristen yang disokong Rusia.

“Turki akan selalu mendukung perjuangan orang-orang Azerbaijan. Turki dengan segala cara perjuangan mereka, untuk melindungi integritas teritorial mereka,” ucap Akar dalam sambungan telepon dengan Menteri Pertahanan Azerbaijan, Kolonel Jenderal Zakir Hasanov.

Akar juga mengecam tindakan pasukan Armenia yang dianggap melakukan pelanggaran gencatan senjata, sejak Juli 2020. Kemudian, mantan Panglima Angkatan Bersenjata Turki itu juga mengutuk aksi penyerangan tentara Armenia ke pemukiman sipil. (*/EM/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.