Jumat, 28 Januari 22

Di Tengah Ancaman Keluar Dari Zona Euro, Ada Keringanan Bagi Yunani

Di Tengah Ancaman Keluar Dari Zona Euro, Ada Keringanan Bagi Yunani

Jakarta, Obsessionnews – Jerman menyatakan, Yunani punya waktu lima tahun dan dapat menghapus hutangnya jika gagal perbaiki proposal bailout. Para menteri keuangan Uni Eropa mengatakan, reformasi merupakan hal terpenting di Yunani.

Reuters melaporkan, Uni Eropa menyodorkan dua solusi kepada Yunani. Pertama, mengetatkan pengeluaran atau keluar dari zona euro untuk sementara waktu.

Hasil diskusi yang dilakukan Kanselir Angela Merkel, wakilnya Sigmar Gabriel dan Menteri Keuangan Wolfgang Schaeuble, menekankan kalau Yunani lebih baik melakukan reformasi seperti yang disarankan Uni Eropa selama ini dan menjaga agar tetap berada di zona euro.

Pada pertemuan di Brussels, Belgia, Minggu (12/7), Schaeuble mengatakan, Perdana Menteri Alexis Tsipras kudu berhasil merayu Jerman guna membuka negosiasi pinjaman.

Dikabarkan, Yunani bisa mendapat pinjaman dengan cepat atas dukungan parlemennya asalkan bersedia melakukan penjualan perusahaan dan aset lainnya yang sudah diprivatisasi untuk melunasi hutang.

Selanjutnya, Yunani juga harus melakukan reformasi administrasi publik di bawah pengawasan Komisi Eropa. Selain itu, juga kudu dibuat Undang-Undang pemotongan otomatis pengeluaran pemerintah jika anggaran mengalami defisit.

Alternatf lain yang juga disodorkan yakni harus segera dilakukan negosiasi sebelum keluar dari zona euro. Kalau diperlukan, Yunani juga kudu merestrukturisasi hutang selama lima tahun ke depan.

Schaeuble mengatakan, Yunani membutuhkan pemotongan hutang. Tetapi di zona euro hal ini dianggap ilegal.

Seorang pejabat Uni Eropa menolak usulan Yunani keluar sementara dari zona euro. Sebab, ini sama saja bahwa negeri dewa kebal hukum dan tak bisa menjalankan roda ekonomi seperti biasa.

Sementara itu, pejabat Kementrian Keuangan mengatakan melakukan reformasi adalah hal yang paling penting di Yunani. Mereka pun berusaha mengkaji tawaran reformasi dari pemerintah Yunani dengan imbalan pinjaman selama tiga tahun.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.