Senin, 28 September 20

Di Mukernas, Parmusi Gagas Indonesia Maju Melalui Dakwah

Di Mukernas, Parmusi Gagas Indonesia Maju Melalui Dakwah
* Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam membuka Mukernas Parmusi. (Foto: Albar/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com -Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-V di Hotel Grandhika Iskandarsyah, Jakarta Selatan pada 20-22 Desember 2019.

Mukernas yang dihadiri para pengurus wilayah perwakilan dari 28 provinsi di Indonesia ini mengangkat tema “Membangun Politik Peradaban Melalui Gerakan Dakwah Desa Madani PARMUSI untuk Indonesia Maju.”

Dengan tema ini, Parmusi ingin menggagas desain Indonesia maju melalui gerakan dakwah melalui pembentukan Desa Madani. Program ini fokus di empat hal, yakni penanaman iman dan takwa, eknomi, kepedulian sosial dan pendidikan.

Upaya percepatan itu dilakukan secara massif di berbagai sektor, baik pembinaan organisasi bagi kader dan dai, maupun penyiapan lahan pekerjaan dan fasilitas pendidikan. Termasuk di antaranya merealisasikan program One District Five Dais (ODFD) dan Desa Madani pada tahun 2018.

“Program ODFD dan Desa Madani ini berjalan seiringan. Para dai yang telah mendapatkan pelatihan inilah yang akan berperan penting dalam keberhasilan Desa Madani,” Ujar Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam di Hotel Grandhika Iskandarsyah, Jumat (20/12/2019).

“Para dai tak melulu dilatih berceramah dan menguasai ilmu agama, tetapi juga harus tampil sebagai seorang leader yang memiliki karakter sociopreneurship dan piawai bermasyarakat,” tambahnya.

Disebutkan, kini, Parmusi sedang menggodok program Desa Madani di 340 Desa seluruh Indonesia yang dibarengi dengan kegiatan ekspedisi dakwah pada 2019.

Program Desa Madani merupakan manhaj dakwah Parmusi, sebagai tindaklanjut dari Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV Parmusi yang dilaksanakan di sela-sela perhelatan Jambore Nasional Dai Parmusi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cibodas, Cianjur, Jabar, pada 24-27 September 2018 lalu.

Manhaj dakwah Desa Madani kata Usamah, adalah suatu strategi perjuangan Parmusi untuk membangun umat madani Indonesia, yakni suatu masyarakat madani yang sejahtera lahir dan batin yang diridhai Allah subhanahu wa ta’ala, yang merupakan cita-cita perjuangan Parmusi sejak kelahirannya.

“Cita-cita luhur ini terus dibangkitkan semangatnya oleh para mujahid daklwah Parmusi dari Sabang sampai Merauke, dari pulau ke pulau, dari pedalaman ke pedalaman, dari kota ke kota, dari dusun ke dusun. Desa Madani terus dibentuk dan diresmikan, menjangkau apa yang tak terjangkau,” tuturnya.

“Kehadiran Desa Madani Parmusi setidaknya telah menggugah semangat kebangkitan umat dari kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan,” tambahnya.

Selain itu, Mukernas ke-V ini juga dilaksanakan dalam rangka memantapkan komitmen Parmusi yang hendak membangun politik peradaban. Yakni politik yang dijalankan berbasis dakwah berdasarkan Al-Quran dan Sunnah. Berbeda dengan Politik Kekuasaan, dimana para pelaku politik (baca: politisi) seringkali terjebak hanya untuk menyejahterakan politisi itu sendiri, bukan umat.

“Sementara melalui Politik Peradaban, setiap kader dan pengurus Parmusi yang menjadi perwakilan rakyat akan berkhidmat untuk rakyat, utamanya umat Islam sehingga Indonesia yang mayoritas berpenduduk Muslim akan semakin maju,” tegas Usamah. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.