Senin, 30 November 20

Di Masa Pandemi Covid-19, Proses Belajar Mengajar Tidak Boleh Berhenti

Di Masa Pandemi Covid-19, Proses Belajar Mengajar Tidak Boleh Berhenti
* Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat memberikan bantuan secara simbolis di MTsN 1 Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (9/10/2020). (Foto: Kemenag)  

Makassar, Obsessionnews.com — Kementerian Agama (Kemenag) memberikan bantuan operasional di masa pandemi Covid-19 kepada sejumlah pondok pesantren (ponpes), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ). Bersamaan itu digelar Launching Madrasah Digital MTsN 1 Makassar.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi kepada Ponpes DDI As Salman Allakuang Kabupaten Sidrap, Ponpes Ash Shalihin Kabupaten Gowa, MDT Geraldin Mallengkeri Kota Makassar, MDT Bawapitu Kabupaten Pangkep, TPQ Muwafaqatul Qurra Kota Makassar, dan TPQ Nurul Hikmah Kabupaten Gowa di
MTsN 1 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/10/2020).

Baca juga:

Satgas Covid-19: Dinamika Perkembangan Covid-19 Secara Nasional Signifikan

Sulsel dan Jatim Jadi Provinsi Percontohan Suksesnya Penanganan Covid-19

Wamenag menjelaskan, ada 1.945 lembaga pendidikan keagamaan Islam di Sulsel yang menerima bantuan operasional. Jumlah ini terdiri atas 192 ponpes, 411 MDT, dan 1.342 TPQ se-Sulsel.

“Proses belajar mengajar tidak boleh berhenti. Anak-anak kita berhak mendapat pendidikan yang baik. Anak-anak kita harus juga dipersiapkan menjadi generasi yang unggul, generasi yang berprestasi dalam rangka menghadapi tantangan era ke depan,” kata Zainut.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.