Minggu, 9 Agustus 20

Di Maroko, Mendag Sebut Bisnis di Indonesia Menjanjikan

Di Maroko, Mendag Sebut Bisnis di Indonesia Menjanjikan
* Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita menghadiri Forum Ekonomi Fes Meknes di Fes Marriott Hotel Jnan Palace, Maroko, Rabu (27/6/2018). (Dok: Kemendag)

Fes, Obsessionnews.com– Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita bertolak dari Tunisia ke Fes, Maroko, Minggu (24/6/2018). Hal tersebut merupakan salah satu kerangka kerja Mendag untuk  misi dagang ke Afrika pada 24-30 Juni.

Dalam Forum Ekonomi Fes Meknes di Fes Marriott Hotel Jnan Palace, Maroko, Rabu (27/6), Enggar mengatakan hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Afrika berpotensi untuk terus ditingkatkan.

“Berkaca pada hasil Konferensi Tingkat Tinggi Indonesia Afrika di Bali pada April 2018, kita yakin Indonesia dan Afrika dapat saling mendukung dengan saling menawarkan komoditas unggulan. Kita dapat amini hal ini, terutama jika membayangkan masa depan ekonomi Indonesia dan Afrika dengan kelas menengah yang terus tumbuh, konektivitas yang makin baik, sumber daya manusia yang lebih baik lagi, dan kegiatan ekonomi yang saling melengkapi,” kata Mendag dalam keterangaan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Jumat (29/6).

Mendag mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia menjanjikan. Indonesia berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,2% dalam dua dekade terakhir dan menjaga kestabilan ekonominya.

Saat ini Indonesia adalah negara ekonomi terbesar ke-16 dunia berdasarkan produk domestik bruto, dan peringkat ke-8 berdasarkan purchasing power parity. Indonesia juga semakin ramah investasi, dibuktikan dengan peringkat kemudahan melakukan bisnis yang naik dari peringkat 91 di tahun 2017 menjadi peringkat 72 di tahun 2018.

“Di bidang perdagangan, Indonesia telah memiliki ekosistem yang memperlancar arus barang dan jasa, sehingga lebih menguntungkan baik bagi pelaku usaha maupun konsumen. Sambil melakukan pembenahan dari dalam, Indonesia semakin proaktif merundingkan perjanjian perdagangan preferensial dengan negara mitra dan kelompok negara mitra,” tambah Enggar.

Forum Ekonomi Fes Meknes ini dihadiri lebih dari 500 peserta forum bisnis. Terlihat hadir Perdana Menteri Maroko Saadeddine Othmani, Menteri Industri, Investasi, Perdagangan, dan Ekonomi Digital Maroko Moulay Hafid Elalamy, Menteri Ekonomi dan Keuangan Maroko Mohamed Boussaid, Dubes RI Rabat Syarief Syamsuri, serta Ketua Fes Meknes Badr Tahiri. Hadir pula dalam forum tersebut Wakil Presiden Gabon, Pierre Claver Maganga Moussavou. (Popi)

 

Baca juga:

Mendag: Misi Dagang ke Maroko Dilaksanakan Juni

Santri Indonesia Incar Belajar di Maroko

Indonesia Akan Proses PTA Bersama Mozambik, Tunisia, dan Maroko

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.