Rabu, 22 September 21

Di Indonesia, Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Tinggi

Di Indonesia, Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Tinggi

Padang, Obsessionnews – Ketidakpatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Indonesia masih tinggi. Data Dirlantas Polri mencatat 3 juta wajib pajak kendaraan bermotor hingga November 2015 belim bayar pajak.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono mengatakan, wajiib pajak kendaraan bermotor yang menunggak merata di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah penunggak masing-masing provinsi berfariasi.

“Penunggak pajak kendaraan bermotor paling banyak tentu provinsi dengan jumlah kendaraan yang paling banyak,” kata Condro Kirono usai acara launching layanan samsat, sim corner dan penyerahan sertifikat ISO 9001:2000 di Padang, Senin (30/11).

Condro Kirono mengatakan, perluasan pelayanan pajak kendaraan bermotor samsat plaza dan samsat online serta samsal keliling Mentawai, salah satu upaya meningkatkan pendapatan dari sektor pajak kendaran bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kemudian penghapusan denda pajak dan penegakan hukum.

pajak motor2
Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono .

“Inovasi pelayanan pajak seperti ini sangat bagus untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Silahkan berinovasi terus untuk perbaikan pelayanan ke depan,’

Condro Kirono mengatakan, suksesnya Polri khususnya lalu lintas, marwahnya hanya dua yaitu, malasah keselamatan berlalu lintas dan layanan publik.

“Peresmian program ini sangat luar biasa dalam pelanana publik,” ujar Condro Kirono.

Launching layanan samsat, sim corner dan penyerahan sertifikat ISO 9001:2000 yang dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumbar Reydonnizar Moenek, dihadiri Kapolda Sumbar, Brigadir Jenderal Polisi Bambang Sri Herwanto, Kapolres kabupaten/kota di Sumbar bersam pejabat instansi terkait. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.