Senin, 27 Januari 20

Di Era Jokowi Tercipta 9,4 Juta Lebih Lapangan Kerja

Di Era Jokowi Tercipta 9,4 Juta Lebih Lapangan Kerja
* Para pekerja konveksi. (Foto: setkab.go.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sektor ketenagakerjaan merupakan salah satu sektor yang paling mendapat sorotan di era kepemimpinan Jokowi. Khususnya terkait  penempatan dan pemberdayaan tenaga kerja. Di sektor, ini pemerintah Jokowi telah menunjukkan kinerja yang positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat pengangguran terbuka (PTP) mencapai 5,34 persen dari angka angkatan kerja, atau sebanyak 7 juta orang pada Agustus 2018. Meski pengangguran masih tinggi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Bojonegoro menyebut bahwa pemerintah sudah menciptakan 2,99 juta lapangan kerja sepanjang 2018.

“Kalau dijumlah dengan data 2017 dan 2016 maka total selama pemerintahan sekarang ini yang tentunya harus merefleksikan Nawacita sudah sekitar 9,4 juta lapangan kerja atau kesempatan kerja tercipta,” ujarnya.

 

Baca juga:

Kiai Ma’ruf Amin Nilai Jokowi Berhasil Angkat Muruah Ulama dan Santri

Airlangga:  Banyak Program Pemerintahan Jokowi Berpihak kepada Umat Islam

OSO: Rakyat Cinta Jokowi

 

Bambang yakin target 10 juta penciptaan lapangan kerja di Nawacita akan tercapai di sisa satu tahun masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla pada 2019 mendatang.

Tahun depan, kata dia, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, diharapkan sebanyak 2 juta lapangan kerja akan tercipta. Dengan begitu target penciptaan lapangan kerja baru akan terlampaui. “Target Nawacita 10 juta, masih ada 1 tahun lagi 2019 harapannya bisa di atas 2 juta tinggal kalau boleh dikatakan target Nawacita itu kami optimis akan bisa tercapai pada 2019 karena sekarang selisihnya tinggal 600.000,” kata dia.

Sementara itu, untuk penempatan TKI sektor formal terealisasi sebanyak 110.924 orang dari target 131.666 orang. Sebanyak 2.255 penyandang disabilitas bekerja di 262 perusahaan dan 2.000 orang lainnya bekerja melalui Wirausaha Tenaga Kerja Mandiri.  Indonesia telah membuka 5 Atase Ketenagakerjaan baru di negara penerima TKI, yaitu Korea Selatan, Brunei Darussalam, Qatar, Yordania dan Singapura.

Di sisi lain, Kementerian Ketenagakerjaan mampu meningkatkan kompetensi dan produktivitas hingga 90,44 % target pelatihan berbasis kompetensi. Sepanjang tahun 2018 Kemenaker telah melatih 81.192 tenaga kerja dari target 89.768 tenaga kerja, atau terealisasi 90,44 %.

Selain itu, Kemenaker telah memberikan sertifikasi kompetensi kepada 62.912 orang atau 94,12 % dari target sebanyak 66.840 orang. Meningkatkan kompetensi tenaga kepelatihan sebanyak 1.721 orang atau 98,9 % dari target sebanyak 1.741 orang. Menyelenggarakan pemagangan baik dalam dan luar negeri untuk 12.788 orang atau 127,6 % dari target sebanyak 10.020 orang.

Di bidang pengembangan hubungan industrial, Kemenaker telah menambah 189 LKS Bipartit menjadi 16.846 LKS, naik 1,13 % dari 2016. Sedangkan jumlah peraturan perusahaan bertambah 1.542 buah, menjadi 63.515 atau naik 2,49 persen dibandingkan 2016. Jumlah perusahaan yang mendaftarkan Perjanjian Kerja Bersama bertambah 398 menjadi 13.769 perusahaan, atau meningkat 2,98 % dari tahun lalu. Sedangkan kasus perselisihan turun 5,47 % dari tahun 2016, menjadi 1.588 kasus. Dari jumlah kasus tersebut sebanyak 1.247 kasus (78,52 %) di antaranya diselesaikan melalui mediasi pada 2017.

Dalam hal perlindungan tenaga kerja, jumlah kasus kecelakaan kerja mengalami penurunan sebanyak 20.974 kasus menjadi 80.393 kasus. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen K3 sebanyak 1.221 perusahaan, atau naik 69,1 % dari tahun 2016. Penarikan pekerja anak dari Bentuk Pekerjaan Terburuk Anak (BPTA) terealisasi 100 % dari target 17.000 anak. Jumlah perusahaan yang menerapkan norma ketenagakerjaan tercatat sebanyak 18.268 perusahaan atau 95,4 % dari target 19.060 perusahaan. (Ars)

Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Men’s Obsession Edisi Januari 2019 dengan judul “9,4 Juta Lebih Lapangan Kerja Tercipta”.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.