Selasa, 7 Desember 21

Di Bawah Kekuasaan Kemal Attaturk Islam Dibumihanguskan di Turki

Di Bawah Kekuasaan Kemal Attaturk Islam Dibumihanguskan di Turki
* Mustafa Kemal Ataturk, Presiden Pertama Turki. (Foto: Learning Turkish)

Jakarta, obsessionews.com – Dewasa ini terjadi polemik tentang rencana pemberian nama sebuah jalan utama di  Jakarta dengan nama Jl. Kemal Attaturk. Konon kabarnya sebagai imbalan di Ankara, Turki, juga akan ada sebuah jalan yang dinamai Jl. Soekarno. Tentu saling memberi nama jalan dengan nama seorang tokoh dari negara masing-masing dianggap sebagai simbol kedekatan.

Baca juga:

HNW Tolak Mustafa Kemal Attaturk yang Islamophobia Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Ketua MPR RI dan Ketua Parlemen Turki Minta PBB Keluarkan Resolusi Hentikan Agresi Israel ke Palestina

Sementara itu pemilihan Kemal Attaturk untuk dipakai sebagai nama jalan di Jakarta menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat, khususnya umat Islam. Kemal Attaturk memang dikenal sebagai bapak sekularisme Turki. Bahkan lebih dari itu Kemal Attaturk dikenal sebagai sosok yang tidak saja menumbangkan Ottoman Empire (Khilafah Utsmaniyah). Tapi juga sangat identik sebagai sosok yang anti agama.

Di bawah kekuasaan Attaturk Islam dibumihanguskan di Turki. Simbol-simbol agama dilarang bahkan dianggap kejahatan. Semua gedung-gedung publik, termasuk sekolah, kantor pemerintahan hingga ke parlemen tidak memperbolehkan simbol agama. Jilbab diharamkan. Bahkan azan yang berbahasa Arab pun diganti menjadi azan yang berbahasa Turki.

Saya tidak bermaksud merincikan lagi sepak terjang Kemal Attaturk sebagai musuh Islam (dan agama). Karena saya yakin hal ini sudah menjadi pengetahuan dasar umum (ma’kumun bid-dhorurah). Hanya orang bodoh atau pura-pura bodoh yang tidak tahu atau juga pura-pura tidak tahu,” kata Presiden Nusantara Foundation Imam Shamsi Ali dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/10/2021).

Presiden Nusantara Foundation Imam Shamsi Ali. (Foto: dok. Imam Shamsi Ali)

 

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4 5 6

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.