Minggu, 19 September 21

Desember Puncak Hujan Melanda Sumbar

Desember Puncak Hujan Melanda Sumbar
* Budi Iman Samiaji

Padang, Obsessionnews – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memprediksi, puncak hujan terjadi di wilayah Sumbar pada bulan Desember 2015 mendatang.

Kepala Sekdi (Kasi) Observasi dan Infomrasi BMKG Padang Pariaman, Budi Imam Samiaji mengatakan, hujan yang turun sejak awal November intensitasnya mulai rendah hingga sedang. Puncak hujan diperkirakan terjadi pada Desember mendatang. Memasuki bulan Januari 2016, masa peralihan atau pancaroba, dari musim hujan ke musim kering.

“Umumnya daerah di Sumbar akan kembali mengalami kekeringan pada Februari 2016. Kondisi itu terjadi erat kaitan dengan fenomena el nino yang terjadi di wilayah Indonesia,” kata Budi Iman Samiaji saat dihubungi Senin (16/11).

Menurut Budi, pemerintah perlu mencari cara yang tepat agar masalah kekeringan dapat teratasi. Permasalahan yang perlu dicegah seperti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Jika musim kering melanda, maka titik api berkemungkinan akan kembali terdeteksi. Begitu juga untuk para petani, agar bisa menyesuaikan jenis tanamannya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sumbar Efendi mengaku tidak khawatir musim penghujan yang terjadi hingga akhir Desember 2015, tidak akan memmengaruhi ketersedian pangan di Sumbar untuk tahun depan. Bagitu juga terhadap kondisi pertanian.

Menurut Efendi, musim penghujan yang tengah berlangsung, malah memberikan dampak yang positif bagi petani. Pengaruhnya terhadap harga di pasar akan bersifat fluktuasi.

“Sebenarnya, tidak ada yang perlu kita khawatirkan ya, malah hal ini patut dimanfaatkan. Terutama bagi petani padi, yang selama ini mengalami kekeringan hampir 3 bulan. Maka dengan ini ketersediaan pangan di Sumbar pun bahkan bisa surplus untuk tahun depan,” kata Efendi.

Efendi menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi dan lembaga untuk membicarakan langkah yang dilakukan memasuki musim kering yang diperkirakan bakal melanda sejumlah daerah Sumbar. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.