Jumat, 12 Agustus 22

Deposito Jadi Bancakan Pajak Pemerintahan Jokowi

Deposito Jadi Bancakan Pajak Pemerintahan Jokowi

Deposito Jadi Bancakan Pajak Pemerintahan Jokowi
Oleh: Salamuddin Daeng (IGJ)

Anda punya uang dalam tabungan dan deposito banyak di Bank Bank nasional?  tidak berarti hidup anda tenang. Bayangkan setiap hari uang Anda dimata matai, dipelototi oleh PPATK dan KPK. Tidak hanya itu, sekarang uang dalam deposito anda akan menjadi sasaran pengerukan pajak oleh Pemerintahan Jokowi untuk mengisi kas negara.

Pemerintahan Jokowi tampaknya sedang pening, karena harus memenuhi target pengeluaran APBN yang ambisius, sementara sumber penerimaan menipis akibat menurunnya harga minyak, mineral dan batubara. Untuk mendapatkan Penerimaan utang dari luar negeri belum tentu ada yang percaya lagi.

Padahal Pemerintahan Jokowi telah berjanji kepada para pengusaha yang berada di sekelilingnya akan membangun mega proyek besar besaran dalam bidang infrastruktur toal laut, energi, dan lain-lain, untuk dibagi bagikan. Sekarang bandar bandar sedang menagih janji.

Untuk mengatasi sekaratnya penerimaan negara, pemerintahan Jokowi melalui Dirjen Pajak Kementrian Keuangan mengeluarkan Peraturan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nomor PER-01/PJ/2015 tentang Penyerahan Bukti Potong Pajak atas Bunga Deposito dimaksudkan untuk membuka data nasabah di sektor perbankan.

“Peraturan ini tidak main main, Jika ditemukan ada indikasi kekeliruan, kesalahan, penyimpangan dalam  menjalankan aturan dan ketentuan yang berlaku, Ditjen Pajak akan memblokir rekening nasabah”.

Upaya memburu pajak dengan membabi buta ini, akan semakin menambah runyam masalah keuangan nasional. Para pemilik uang tidak lagi merasa nyaman menyimpan uang uang mereka di bank nasional,  meskipun bunga bank termasuk kategori tertinggi.

Pemerintah Singapura tentu akan semakin senang denngan Jokowi karena ke depan orang orang kaya lebih memilih menyimpan uangnya di Singapura. Selamat Pak Presiden, semoga Pajaknya lekas menumpuk! (*)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.