Sabtu, 16 Oktober 21

Deponering Beri Kesan Polri Kriminalisasi AS dan BW

Deponering Beri Kesan Polri Kriminalisasi AS dan BW
* Bambang Widjojanto (kiri) dan Abraham Samad.

Jakarta, Obsessionnews – Keputusan Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan deponering atau mengesampingkan kasus kedua mantan Komisioner KPK, Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW) memberi kesan bahwa Polri telah melakukan kriminalisasi terhadap AS dan BW.

“Penyidik semuanya sakit hati, lebih lagi Polri. Kredibilitasnya Polri dipertanyakan apakah profesional atau tidak dan polisi sepertinya mengriminalisasi mereka (AS dan BW),” ujar Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia (ISPPI), Irjen (Pur) Pol Sisno Adiwinoto di Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (7/3/2016).

Sebelumnya, Prasetyo dinilai terlalu memaksakan untuk melakukan deponering kasus kedua mantan Komisioner KPK tersebut.

“Jadi kelihatan pertimbangan hukum dikalahkan dengan kekuasaan,” ujar Sisno di Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (7/3/2016).

Karena, lanjutnya, hal itu tidak mempertimbangkan adanya kepentingan umum, walaupun Mahkamah Agung (MA), DPR dan Polri menolak deponering kasus AS dan BW.

“DPR dan MA menolak, Kapolri tidak menolak tapi mengembalikan kewenangannya ke Jaksa Agung,” ucapnya.

“Dalam UU Kejagung, deponering perlu pertimbangan dari tiga instansi itu kan sudah menolak tapi kenapa masih dilakukan” tambah Sisno. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.