Senin, 18 Januari 21

Denny JA Ungkap Strategi Kemenangan Anies-Sandi

Denny JA Ungkap Strategi Kemenangan Anies-Sandi
* Direktur LSI, Denny JA.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada 2017 tidak bisa lepas dari bantuan dan kerja keras para tim pendukungnya. Termasuk lembaga survei yang ikut berperan dalam membentuk opini publik seperti Lingkaran Survey Indonesia (LSI).

Direktur LSI Denny JA mengatakan, keterlibatan LSI dalam membantu kemenangan Anies-Sandi hanya sebatas peran pembantu. Ia menganggap kemenangan itu tetap dimiliki oleh Anies-Sandi dan partai pendukungnya, yakni Partai Gerindra dan PKS beserta rakyat Jakarta.

“Di putaran kedua ini memang saya ikut mengembalikan isu kebangsaan dalam kampanye Anies dan Prabowo. Saya membaca data survei bahwa Anies-Sandi kalah telak di kalangan pemilih kelas menengah atas,” ujar Denny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/4/2017).

Denny pun mengungkapkan strategi kampanye yang dimainkan Anies bersama para tim suksesnya. Dalam kampanye tahap dua, ia mencatat, pemilih tak suka politisasi agama, sangat ingin keberagaman dilindungi, ingin stabilitas politik dan rasa aman.  Umumnya mereka berpendidikan mahasiswa ke atas, dengan berpenghasilan 3,5 juta ke atas perbulan.

“Pemilih inilah yang harus juga dilayani.  Maka kami kemudian berdiskusi dengan Anies perlunya dikapitalisasi slogan yang dikenal milik Anies sendiri, yakni tenun kebangsaan. Slogan itu kurang dieksplor bahkan tenggelam di putaran pertama oleh isu agama,” lanjut Deny.

Mencermati kondisi itu, khususnya pasca kasus penodaan agama itu bergulir, maka tim LSI pun membuat video yang kemudian disebarluaskan di media sosial dengan tagline “Jakarta Baru, Kebhinekaan yang Berkeadilan Sosial dan Kuat Persatuan”.

“Mengapa perlu tambahan keadilan sosial dan persatuan? Alasan isu kebhinekaan sudah kuat melekat ke Ahok. Anies perlu membuat kontras dengan menambahkan kekurangan Ahok, yaitu isu keadilan sosial akibat ketimpangan ekonomi di Jakarta yang termasuk buruk di Indonesia,” ujarnya.

Denny bukan bermaksud membawa agama dalam ranah politik. Namun, ia melihat pasca Aksi 212 posisi umat Muslim memang terpecah. Ada yang tetap berpihak pada Ahok. Namun yang kecewa jumlahnya lebih banyak. Sedangkan Anies membawa pesan persatuan.

Namun Denny menyadari di kubu Anies ada tokoh yang lebih powerful untuk dipercaya membawa isu kebangsaan, yaitu Prabowo sendiri.

“Nah, ketika bertemu langsung dengan Pak Prabowo, seketika beliau sepakat membuat pernyataan melalui video, meme dan siaran pers. Ucapan yang kuat dari Prabowo, ialah kalimat `saya akan menjadi orang pertama yang menurunkan Anies-Sandi jika ia tidak merawat keberagaman, NKRI dan Pancasila, ” ucap Denny.

Prabowo juga membuat video mengajak pemilih menyudahi Jakarta yang gaduh dan terbelah. Bisnis memerlukan rasa aman, ekonomi memerlukan stabilitas politik. Ujar Prabowo, pilkada Jakarta sebenarnya memilih Jakarta terbelah atau Jakarta bersatu.

Atas prestasi dan kerja keras LSI, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra,  Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada Denny JA dengan memberikan piagam kertas yang ditanda tanganinya. Piagam  itu berbunyi terima kasih kepada Lingkaran Survei Indonesia yang ikut membantu kemenangan Anies-Sandi, melalui survei, mobilisasi dukungan dan quick count. (Albar).

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.