Selasa, 26 Oktober 21

Denny Indrayana Jangan Ngumpet di ‘Ketiak’ KPK

Denny Indrayana Jangan Ngumpet di ‘Ketiak’ KPK

Jakarta, Obsessionnews – Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi mendesak Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri segera mempercepat pemeriksaan terhadap Mantan Wakil Menkumham Denny Indrayana terkait dugaan korupsi dalam pengadaan sistem online pembuatan paspor atau payment gateway di Kementeriaan Hukum dan HAM yang kemudian dibatalkan. Hal ini penting dilakukan agar Bareskrim tidak dijadikan sensasi politik.

“Saya melihat ada upaya Denny Indrayana, orang kepercayaan Susilo Bambang Yudhoyono yang dijadikan Wakil Menteri Kumham rezim SBY, memolitisasi kasusnya seolah-olah merupakan upaya kriminalisasi terhadap dirinya sebagai pendukung KPK hanya karena dia sempat nongol di halaman kantor lembaga anti-rasuha itu tempo hari,” ungkap Adhie M Massardi dalam rilisnya yang dikirimkan kepada Obsessionnews.com, Sabtu (7/3/2015).

Adhie Massardi berharap, Denny Indrayana harus bisa bersikap ksatria dalam menghadapi persoalan hukum ini. Ia pun meminta Denny jangan ngumpet (berlindung) di ‘ketiak’ KPK dan seolah-olah menempatkan diri menjadi bagian penting atas eksistensi KPK. “Denny jangan mereduksi para pendukung KPK dengan dugaan kasus korupsi yang menimpanya. Bersikaplah ksatria. Berani berbuat harus berani bertanggungjawab!” serunya.

“Karena itu, agar halaman kantor KPK tidak dijadikan tempat bersih-bersih diri orang-orang bermasalah, saya meminta Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Mabes Polri mempercepat proses yang menyangkut Denny Indrayana, agar tidak menjadi sensasi politik kontra-produktif bagi citra KPK,” tandas Adhie yang juga Mantan Jurubicara Presiden era Gus Dur. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.