Senin, 19 April 21

Demokrat: Terlalu Dini Bicarakan Capres 2019

Jakarta, Obssessionnews.com – Setelah diputuskan presidential threshold 20-25 persen, banyak anggapan bahwa keputusan DPR itu untuk memuluskan wacana tidak terlalu banyak calon di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menanggapi hal itu, Partai Demokrat menganggap terlalu dini untuk membicarakan Capres lantaran partainya itu masih fokus terkait presidential threshold yang dinilai inkonstitusional.

“Masih terlalu pagi kami bicara pen-capresan saat ini. Saat ini fokus kami mendukung pihak-pihak yang hendak melakukan gugatan terhadap putusan paripurna DPR soal ambang batas presidential threshold yang inkonstitusional tersebut,” ujar Wasekjen Demokrat Didi Irawadi Syamsudin, Senin (24/7/2017).

Keputusan DPR atas ambang batas presiden, menurut Didi bertentangan dengan konstitusi, dan dia memprediksi keputusan tersebut akan mendapat banyak gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) lantaran banyak pihak yang kecewa atas keputusan tersebut.

“Mengingat banyak pihak yang kecewa atas keputusan DPR yang ilegal dan bertentangan dengan konstitusi ini, termasuk kami tentunya. Dapat dipastikan akan terjadi hujan gugatan ke MK, terutama dari pihak-pihak yang memahami dan berlandaskan akal sehat melihat hasil keputusan DPR tersebut,” ucap anggota DPR Komisi III ini.

Dia berharap MK bisa konsisten terhadap keputusan yang pernah diputuskan MK pada tahun 2013, menurutnya keputusan itu sudah memenuhi rasa keadilan.

“MK yang adil haruslah konsisten pada apa yang sudah diputuskan sebelumnya, karena apa yang sudah diputuskan MK pada tahun 2013 tersebut sesuai dengan prinsip keadilan yang hakiki,” tuturnya

“Apabila MK membatalkan paripurna DPR maka akan dimungkinkan adanya capres alternatif di luar Pak Jokowi sendiri yang sudah pasti bisa maju,” ungkap Didi. (Iqbal)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.