Rabu, 12 Agustus 20

Demokrat Pusing, 90% Pengurus DPD-DPC Papua Dukung Jokowi

Demokrat Pusing, 90% Pengurus DPD-DPC Papua Dukung Jokowi
* Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. (Foto/Albar Obsession Media Group).

Jakarta, Obsessionnews.com – Partai Demokrat masih dipusingkan dengan keputusan politik pengurus DPD dan DPC Papua yang memilih mendukung Jokowi-Ma’ruf daripada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sementara kebijakan DPP Demokrat sendiri mendukung Prabowo.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Harmanto mengatakan, Demokrat tengah mencari langkah strategis untuk menyikap persoalan ini, sehingga dukungan politisi Partai Demokrat terhadap Jokowi tidak semakin meluas

“Untuk itu saat ini Partai Demokrat sedang mencari formula dan juga ingin menetapkan case (kasus) seperti Papua, karena di sana pemilihannya khusus pakai noken dan semua ketua-ketua DPC-nya sudah men-declare lebih dari hampir 90% mendukung Pak Jokowi,” ujar Agus di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/9/2018).

“Papua itu 90% pengurus DPC dan DPD-nya mendukung Pak Jokowi,” ucap Agus.

Menurutnya, ada alasan Demokrat belum memberi sikap tegas ke DPD Papua yang mendukung Jokowi. Demokrat ingin menang di Pileg dan Pilpres 2019. Pihaknya tak mau salah langkah dalam menyikapi persoalan ini.

“Partai Demokrat tentunya sedang menentukan strategi untuk seperti apa dalam case seperti Papua ini, karena kita juga dalam pemilu legislatif harus sukses betul. Jangan sampai ada hal menjadi kendala di pemilu legislatif,” ucap Agus.

Dalam kasus Papua, Agus menolak Demokrat disebut bermain dua kaki. Agus menyebut Demokrat murni memikirkan nasib perolehan suara partai di Papua.

“Dua kaki tidak seperti itu. Bahkan kalau dua kaki itu hal-hal yang berbeda dengan case yang ada di Papua ini. Memang case di Papua ini adalah khusus spesial, maka ini merupakan khusus untuk menentukan strategi apa yang harus dilakukan di sana,” tegas Agus.

Sebelumnya Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga kader Partai Demokrat menyatakan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Lukas meyakini, keputusannya untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf akan diikuti seluruh masyarakat Papua.

“Harga mati, bungkus, 3 juta suara kita kasih semua ke Jokowi,” kata Lukas seusai dilantik Presiden Jokowi sebagai Gubernur Papua, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Gubernur Papua dua periode ini mengatakan mendukung Jokowi karena Jokowi mengerti masalah Papua.Hal tersebut, menurut dia, sudah dibuktikan selama empat tahun terakhir pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla berjalan.

“Semua presiden tidak mampu menyelesaikan provinsi Papua. Itu kami catat. Yang terbaik Pak Jokowi, semua persoalan di Papua dia memahami,” ujar Lukas.

Lukas menambahkan, tidak ada strategi khusus untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Papua. Ia meyakini, dengan pernyataannya yang akan mendukung Jokowi-Ma’ruf, maka seluruh rakyat Papua akan ikut mendukung pasangan petahana itu.

“Caranya saya bicara ini sudah, selesai, bungkus, semua ikut,” kata dia.

Lukas yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Papua ini mengaku siap diberi sanksi oleh partainya karena berbeda sikap di Pilpres 2019. Pasalnya, Partai Demokrat mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Sanksi silakan saja,” ujarnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.