Minggu, 3 Juli 22

Demokrat: Belum Kerja, PSI Sudah Minta Jatah Menteri

Demokrat: Belum Kerja, PSI Sudah Minta Jatah Menteri
* Wakil Ketua Partai Demokrat Roy Suryo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Manuver Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengeluarkan rekomendasi nama-nama bakal calon wakil presiden dan susunan kabinet untuk Joko Widodo (jokowi) menuai kritikan dari Partai Demokrat. Manuver PSI dianggap terlalu baru-baru dan transaksional.

“Lucu ya, belum apa apa sudah minta jatah,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Demokrat Roy Suryo saat dihubungi, Selasa (27/3/2018).

Menurut Roy, sebagai partai baru seharusnya PSI tahu diri untuk memahami sikap politik Jokowi. Partai-partai yang sudah lama saja tidak ingin membebani Presiden dengan mengajukan nama-nama kabinet. Mereka lebih mengutamakan kinerja dulu untuk menyukseskan Pemilu 2019.

“Lah ini belum kerja sudah minta jatah. Maka sebaiknya tunjukkan dulu kewajibannya, baru mengajukan haknya,” kata Roy.

Sebelumnya, PSI mengajukan 12 nama yang diusulkan PSI sebagai bakal calon Wakil Presiden yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres. Beberapa nama dimunculkan PSI mulai Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Din Syamsudin, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan, hinga pemilik Trans Corp Chairul Tanjung.

Selain nama cawapres, PSI juga merekomendasikan nama-nama untuk pos menteri kabinet. Nama Agus Harimurti Yudhoyono disebut layak menjadi Menteri Pertahanan. Selain nama-nama lain seperti Najwa Sihab.

PSI juga ingin mengubah nomenklatur dari beberapa kementerian. Seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga diubah menjadi hanya Kementerian Olahraga. Dan beberapa kementerian lain yang diubah. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.