Jumat, 3 Februari 23

Demo Meluas di China, Massa Tuntut Presiden Xi Jinping Mundur!

Demo Meluas di China, Massa Tuntut Presiden Xi Jinping Mundur!
* Demo massa di China tuntut Presiden Xi Jinping mundur. (RTR/CNN)

Aksi protes terhadap kebijakan pembatasan Covid-19 di China semakin menyebar ke kota-kota besar. Selain di Shanghai dan Beijing, demonstrasi juga terlihat di Nanjing, Chengdu, Wuhan, dan tempat lainnya. Massa menuntut agar Presiden Xi Jinping mundur!

Di sebuah jalan utama di Kota Shanghai, polisi menahan siapa saja yang lewat dan mengambil foto.

Mereka memaksa orang untuk menghapus foto mereka atau menghadapi penangkapan. Setidaknya dua orang telah ditahan sejauh ini.

Barikade biru juga telah dipasang di sepanjang Jalan Tengah Wulumuqi, bahasa Mandarin yang merujuk pada Urumqi.

Sebelumnya pada Minggu (27/11), video yang diunggah di media sosial oleh sejumlah jurnalis asing menunjukkan ribuan orang turun ke jalan di Kota Shanghai untuk mengenang para korban kebakaran di Urumqi sekaligus memprotes pembatasan Covid.

Dalam tayangan video itu, ratusan orang terdengar menuntut Presiden Xi Jinping mengundurkan diri.

Banyak orang menyalahkan penguncian sebuah blok apartemen di Kota Urumqi saat kebakaran berlangsung Kebakaran itu telah menewaskan 10 orang.

Pihak berwenang membantah bahwa pembatasan Covid menyebabkan kematian, namun pejabat di Urumqi dalam perkembangan yang tidak biasa menyampaikan permintaan maaf dan berjanji “memulihkan ketertiban umum” dengan secara perlahan mencabut pembatasan.

Revolusi Kertas Putih
Pada sebuah acara di Shanghai, beberapa orang terlihat menyalakan lilin dan menaburkan bunga untuk para korban.

Adapun lainnya terdengar meneriakkan slogan-slogan seperti “Xi Jinping, mundur” dan “Partai Komunis, mundur”. Beberapa juga memegang lembaran putih kosong.

Lembaran kertas kosong telah menjadi barang ikonik selama protes, yang sekarang banyak disebut sebagai “revolusi kertas putih”, “revolusi lembaran kosong” atau “revolusi A4”.

Selama berbagai demonstrasi di China, pengunjuk rasa terlihat memegang selembar kertas kosong. Ada yang bilang itu cara untuk menghindari penyensoran.

Dalam sebuah video viral yang direkam pada Sabtu (26/11), seorang perempuan di Universitas Komunikasi Nanjing memegang selembar kertas kosong sebelum seorang pria tak dikenal mengambilnya.

Dalam video lain malam itu, puluhan mahasiswa terlihat di kampus memegang kertas putih, berdiri dalam diam. Aksi serupa terjadi di kota-kota besar lainnya selama akhir pekan.

“Tidak ada apa-apa di atas kertas, tapi kami tahu apa yang ada di sana,” kata seorang wanita yang berpartisipasi dalam protes di Shanghai pada Sabtu malam kepada BBC.

Aksi unjuk rasa menuntut Xi Jinping mundur smerupakan pemandangan yang tidak biasa di China, mengingat setiap kritik langsung terhadap pemerintah dan presiden dapat mengakibatkan hukuman yang berat.

Beberapa pengunjuk rasa juga meneriakkan makian kepada polisi, yang berbaris di jalan tempat orang berkumpul.

Seorang pengunjuk rasa mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa salah satu temannya telah dipukuli oleh polisi di tempat kejadian, sementara dua lainnya disemprot merica.

Video lainnya yang merekam aksi protes tersebut menunjukkan polisi berdiri menonton ketika aksi unjuk rasa berlangsung. (BBCIndonesia/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.