Rabu, 1 Desember 21

Demo Ahok 4 November Ditunggangi?

Demo Ahok 4 November Ditunggangi?
* Diskusi Pilkada DKI 2017.

Jakarta, Obsessionnews.com – Demo besar-besaran terhadap Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) soal penistaan agama akan berlangsung pada 4 November 2016. Berbagai pihak menduga pasti ada elite politik yang menunggangi.

Sebaliknya, ini merupakan murni merupakan hak konstitusional warga untuk mengemukakan pendapatnya.

“Kami melihat ini gerakan politik, gerakan anti demokrasi,” ujar Ketua Basuki Tjahaja Purnama Mania (Batman) Immanuel Ebenezer menduga-duga di Rumah Gerakan ’98, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2016).

Ini perlu diantisipasi sedemikian rupa, sehingga tidak mengganggu proses demokrasi yang sudah berjalan cukup baik di Indonesia, sejak reformasi bergulir.

Mantan aktivis 98 ini optimis, aksi tersebut tidak akan mengurangi warga untuk memilih pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Sementara Syarif, tim pemenangan pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, menyambut positif gerakan tersebut.

“Mereka juga melakukan hak konstitusional. Tapi jika aksi terjadi anarkistis, itu yang tak diperbolehkan,” kata Syarief

Sedangkan pengamat politik Ray Rangkuti mengaku telah memprediksi sebelum kasus Al-Quran surat Al-Maidah ayat 51, isu SARA telah muncul di pilkada ini.

Menurutnya, isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) pertama kali muncul saat pihak-pihak tertentu menyuarakan agar kafir tak boleh dipilih dalam pilgub DKI.

“Kalau memilih karena kesamaan suku, boleh. Tapi kalau Anda mengatakan orang tak boleh memilih karena agamanya, maka itu tak boleh,” ujar Ray.

Secara demokrasi pada hakikatnya mengajak orang memilih secara objektif. Karena itu tidak peduli dengan SARA terhadap tokoh tertentu.

Sementara Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar memastikan, penyidikan kasus Ahok dalam penistaan Al-Quran ini terus berjalan.

“Jadi sampai saat ini proses hukum terkait laporan warga dengan terlapornya Pak Ahok itu berproses berjalan,” tutur Boy. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.