Minggu, 5 Desember 21

Demi Keamanan La Nyalla Ditahan Sementara di Rutan Salemba

Demi Keamanan La Nyalla Ditahan Sementara di Rutan Salemba
* La Nyalla Mattalitti.

Jakarta, Obsessionnews –¬†Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan pemeriksaan Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Mattalitti di Kejagung, Jakarta, pasca dipulangkan dari Singapura, karena faktor keamanan.

“Kita sedang melakukan pemeriksaan, langkah selanjutnya dilakukan penangkapan dan penahanan,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Timur, I Made Suarnawan di Kejagung, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Langkah selanjutnya Kejaksaan melakukan penahanan terhadap La Nyalla di Rutan Salemba Cabang Kejagung sampai 20 hari ke depan. Hal itu dilakukan untuk faktor keamanan.

“Nanti ditahan di rutan Salemba cabang Kejagung. Alasannya untuk keamanan,” kata Suarnawan.

Dia juga menyampaikan, sementara ini kasus La Nyalla masih ditangani oleh Jajati Jawa Timur (Jatim). “Untuk kasus masih ditangani di Jatim,” jelasnya.

Sebelumnya, tersangka dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial Provinsi Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti, tiba diKejaksaan Agung.

La Nyalla tiba di kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sekitar 19.30 WIB.

La Nyalla yang mengenakan batik itu dikawal sejumlah petugas kejaksaan. La Nyalla yang sekarang berkepala pelontos itu langsung dibawa masuk ke Gedung Bundar.

Dia diterbangkan dari Singapura menggunakan pesawat GA835 rute Singapura-Bandara Soekarno-Hatta. Dia berangkat dari Singapura pukul 17.35 waktu setempat dan tiba di Cengkareng pukul 18.30 WIB. La Nyalla di bawah pengawalan petugas imigrasi dari KBRI Singapura.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Singapura mengumumkan bahwa La Nyalla telah dideportasi karena izin tinggalnya atas visa kunjungan sosial telah habis masa berlakunya, sehingga ditangkap pihak imigrasi setempat berdasarkan hukum yang berlaku. (Purnomo, @kapoy76)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.