Rabu, 8 Februari 23

Dekranas Komitmen Dukung Pemerintah Majukan Industri Kerajinan Nasional

Dekranas Komitmen Dukung Pemerintah Majukan Industri Kerajinan Nasional
* Sekretaris Jenderal Dekranas, Gati Wibawaningsih

Jakarta, Obsessionnews.com – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menyatakan komitmennya untuk membantu pemerintah dalam memajukan industri kecil dan menengah (UKM) khususnya untuk sektor kerajinan. Dengan kerja kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dekranas dan dekranasda serta stakeholder lainnya diyakini bisa membantu para perajin meningkatkan skala bisnisnya hingga ekspor.

Sekretaris Jenderal Dekranas, Gati Wibawaningsih mengatakan, pendampingan yang selama ini dilakukan oleh dekranas pusat ataupun daerah meliputi pelatihan peningkatan SDM, peningkatan daya saing produk hingga menjembatani para pelaku usaha kepada sumber pembiayaan. Bahkan dekranas juga komitmen untuk membantu mempromosikan produk UKM khususnya bidang kerajinan untuk bisa terjual di pasar dalam ataupun luar negeri.

“Untuk membantu menggenjot ekspor tidak hanya membidik pasar saja tapi kesiapan pengrajin harus dipersiapkan seperti pengetahuan mereka tentang ekspor impor. Itu kita persiapkan semuanya, seperti penyiapan bahan baku dan lainnya nanti kita kerjasama berbagai pihak,” tutur Gati dalam video conference usai menggelar musyarawah nasional (munas) Dekranas secara virtual, Rabu (19/8/2020).

Terkait dengan persoalan pembiayaan yang kerap dialami oleh pelaku UKM, Gati menegaskan akan membantu menghubungkan dengan lembaga pembiayaan yang ada seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Ultra Mikro (UMi) dan lain sebagainya. Dekranas hanya menjadi fasilitator saja, sementara eksekusi terkait dengan pembiayaan nantinya menjadi wewenang dari lembaga pembiayaan. Namun dipastikan dekranas akan terus mengawalnya hingga ada titik temu.

“Melalui dekranas kami usulkan pada Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), misal di suatu daerah ada IKM atau UKM butuh pendaanaan, maka kita informasikan entah nanti melalui KUR, CSR (Corporate Social Responsibility) atau program pembiayaan lainnya,” sambung Gati yang juga menjabat sebagai Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian.

Sementara itu terkait dengan perluasan akses pasar, Gati berharap para pengrajin dan juga UKM pada umumnya untuk dapat memanfaatkan teknologi digital. Menurutnya pemasaran secara online saat ini sudah menjadi suatu keharusan untuk bisa memenangkan persaingan. Namun sebelum dipasarkan secara online produk yang ditawarkan haruslah terjamin kualitasnya dan keberlanjutan produk.

“Masa pandemi seperti saat ini dapat menjadi momentum yang pas untuk dimulainya langkah menuju digitalisasi industri kerajinan,” tambahnya.

Pada Munas kali ini juga dilaunching Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani Dewan Kerajinan Nasional dengan PT Telekomunikasi Indonesia, berupa pemberian paket bantuan internet dengan kecepatan 10mbps, untuk 500 IKM/UKM binaan Dekranas, selama 12 bulan.

“Hal ini merupakan realisasi salah satu program kerja Dewan Kerajinan Nasional untuk percepatan digitalisasi pasar kerajinan menuju industry 4.0,” tutupnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.