Selasa, 5 Juli 22

Dekranas Dukung UMKM Manfaatkan Pasar Asian Games

Dekranas Dukung UMKM Manfaatkan Pasar Asian Games
* Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Mufidah Jusuf Kalla (kedua dari kiri).

Palembang, Obsessionnews.com – Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Mufidah Jusuf Kalla menyatakan pihaknya siap mendukung para pelaku UMKM memanfaatkan momentum Asian Games untuk memasarkan produk lokal terbaik mereka.

Mufidah  memandang penting untuk mengembangkan UMKM yang ada di Sumatera Selatan (Sumsel). Hal itu mengingat potensi produk kerajinan yang ada di masa mendatang dengan kualitas yang berdaya saing.

Terlebih kerajinan membuat songket, ujar dia, adalah kerajinan yang telah diwariskan secara turun-temurun itu memiliki berbagai keunggulan yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Sektor UKM masih memiliki keterbatasan permodalan, pemasaran dan sarana promosi, maka perlu sinergi dari berbagai pihak untuk meningkatkan pemasaran serta meningkatkan mutu dan kualitas produk lokal daerah,” papar Mufidah melalui siaran pers, Sabtu (12/5/2018).

Pada kesempatan yang sama Bintang Puspayoga, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, menyampaikan ada kendala masih lemahnya daya saing hasil kerajinan dan kendala desain produk, oleh karena itu pihaknya akan melakukan bimbingan untuk meningkatkan hasil usaha yang mampu bersaing tinggi.

“Harapannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat sebesar besarnya bagi pelaku usah di Sumsel,” pungkasnya.

Dalam sinergi tersebut juga ketemu dengan para pelaku perajin songket Sumsel di gedung Griya Agung, Intan salah satu  perajin songket mengatakan saat ini kendala yang dihadapi perajin adalah ketersediaan bahan baku. 

Menurut dia, bahan baku perajin untuk benang emas dan sutera masih bergantung impor dari China.

Dekranas, ujar Bintang Puspayoga, akan mengomunikasikan dengan Disperindag untuk memfasilitasi hal tersebut. Pihaknya berpesan agar perajin songket di Palembang membuat koperasi songket. 

“Untuk sementara kita masih impor dari China, tapi kita tidak boleh ketergantungan dari impor. Saat  pengolahan dari alam baku alam kita sudah lakukan, seperti perajin tenun Tuban yang menggunakan bahan baku lokal seperti kapas, bahan pewarna alam, dan kekhasan motifnya,” sebutnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.