Kamis, 28 Mei 20

Darurat Covid-19, AP II Batasi Pengoperasian Terminal 1 dan 2 Bandara Soetta

Darurat Covid-19, AP II Batasi Pengoperasian Terminal 1 dan 2 Bandara Soetta
* Mulai Rabu, 1 April 2020 dilakukan pembatasan operasi Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: FB Kementerian BUMN)

Jakarta, Obsessionnews.com
PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menyampaikan, terhitung mulai Rabu, 1 April 2020 dilakukan pembatasan operasi Terminal 1 dan Terminal 2.

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Minggu (29/3), Executive General Manager Bandara Soetta AP II Agus Haryadi menjelaskan, pembatasan pengoperasian Terminal 1 dan Terminal 2 dilakukan dalam rangka optimalisasi pengendalian alur penumpang baik domestik maupun internasional.

Maka pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A. Sedangkan Sub Terminal 1B tidak dioperasikan atau ditutup sementara. Artinya, pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A untuk seluruh rute domestik dengan maskapai Lion Air (all destination domestic) Trigana (Pangkalanbun) dan Airfast Indonesia.

“Sementara untuk Terminal 2 hanya mengoperasikan Sub Terminal 2D dan 2E. Sedangkan Low-cost carrier Terminal (LCCT) atau Terminal 2F tidak dioperasikan dan penerbangan rute Internasional dialihkan ke Terminal 3,” kata Agus.

Di Terminal 3 penerbangan LCC yang dialihkan dari Terminal 2F (LCCT) dilayani di Check-In konter Island E. Meskipun dialihkan ke Terminal 3, Passenger Service Charge (PSC) tidak mengalami perubahan atau tetap berlaku menggunakan PSC Terminal 2F.

Adapun maskapai LCC yang dialihkan operasionalnya dari Terminal 2F ke Terminal 3 antara lain, Air Asia Bhd, Indonesia Air Asia, Jet Star Asia, Cebu Pacific, Fly Scoot, Lion Air, Batik Air, Malindo, Thai Lion, Citilink.

Pembatasan pengoperasian Terminal 1 dan Terminal 2 terhitung mulai tanggal 1 April-29 Mei 2020 adalah bersifat sementara selama masa darurat bencana wabah Covid-19 di Indonesia. Sebagaimana dituangkan pada Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A Tahun 2020.

Dengan adanya pembatasan operasional ini AP II meminta seluruh Badan Usaha Angkutan Udara yang terdampak pembatasan operasi di Bandara Soetta dapat segera mempersiapkan pengalihan kegiatan operasional serta guna kelancaran pelayanan kepada penumpang. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.