Kamis, 2 Desember 21

Dana Tak Terpenuhi, Bawaslu Ancam Tunda Pilkada

Dana Tak Terpenuhi, Bawaslu Ancam Tunda Pilkada

Semarang, Obsessionnews – Sejumlah daerah diketahui belum mencurahkan perhatian penuh terhadap keberadaan Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah. Alhasil, dana dan fasilitas yang mustinya diberikan oleh Pemerintah setempat, belum dikucurkan secara maksimal.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah, Teguh Purnomo mengancam akan menunda penyelenggaraan Pilkada 2017.

“Bawaslu Jawa Tengah tidak mau ambil resiko, sehingga bisa jadi memerintahkan pengawas Pilkada untuk penundaan tahapan Pilkada,” kata dia, Rabu (8/6/2016).

Bukan tanpa alasan, kebutuhan Panwaslu Kabupaten/Kota perlu diperhatikan lantaran akan berdampak pada keberlangsungan pemilihan kepala daerah. Sehingga, pemerintah setempat harus segera memenuhi kebutuhan panwas.

“Jika ternyata pada saatnya pemerintah kabupaten kota kurang memperhatikan kebutuhan tersebut, dikhawatirkan akan dapat mengganggu legitimasi proses dan hasil pilkada,” ujar Teguh.

Beberapa daerah yang belum memenuhi usulan anggaran bagi panitia pengawas antara lain Kota Salatiga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Jepara. Bahkan di Kabupaten Batang, dana yang dipersiapkan pemerintah daerah baru Rp 2,5 miliar dengan jumlah kebutuhan estimasi sebesar Rp 8,6 miliar.

“Sudah begitu, sekretariat yang diberikan kepada Panwaslu Kabupaten Batang berupa kantor tanpa air dan tanpa listrik,” paparnya.

Pilkada 2017 sendiri akan diikuti oleh 7 daerah yakni Kota Salatiga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes. Tiga daerah terakhir sudah memenuhi anggaran bagi Panwaslu. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.