Kamis, 28 Januari 21

Dampak Pandemi Covid-19, Kementerian PUPR Percepat Realisasi Program Padat Karya Tunai

Dampak Pandemi Covid-19, Kementerian PUPR Percepat Realisasi Program Padat Karya Tunai
* Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan video conference bersama media, Selasa (7/4/2020). (Foto: Kementerian PUPR)

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan program infrastruktur kerakyatan atau Padat Karya Tunai sangat penting bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sebab pembangunan infrastruktur padat karya, selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, juga bertujuan mengurangi pengangguran.

“Selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Basuki melalui video conference bersama media, Selasa (7/4/2020).

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Rabu (8/4), dalam video conference itu Basuki menjelaskan pada tahun 2010 program padat karya yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air yakni P3TGAI yang tersebar di 10 ribu lokasi dengan anggaran Rp 2,25 triliun. Saat ini sebanyak 761 lokasi P3TGAI sudah mempersiapkan/memulai kegiatan sosialisasi dan 73 lokasi sudah melaksanakan kegiatan konstruksi fisik, berupa pembangunan saluran irigasi tersier di 15 lokasi di Lampung, 10 lokasi di Bali, dan 48 lokasi di NTT, dengan anggaran per lokasi sebesar Rp 225 juta.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.