Selasa, 21 September 21

Dahlan Akan Kembalikan Duit Kasus Mobil Listrik

Dahlan Akan Kembalikan Duit Kasus Mobil Listrik

Jakarta, Obsessionnews – Pemeriksaan terhadap mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan dalam kasus dugaan korupsi proyek 16 mobil listrik oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) telah dilakukan.

Dalam pemeriksaan itu, Dahlan menyampaikan akan mengembalikan duit kerugian negara pada kasus mobil listrik itu, jika dianggap tak sesuai ketentuan.

Menanggapi hal itu, Jaksa Agung HM Prasetyo menyampaikan masih mendalami kasus tersebut. Sebab, proses hukum sedang berjalan dan hal itu menjadi suatu pertimbangan bagi Dahlan sendiri, karena saat ini Dahlan belum menjadi tersangka dalam kasus mobil listrik.

“Pak Dahlan sendiri juga belum jadi tersangka kan dalam pengadaan mobil listrik. Tersangkanya masih orang lain,” ujar Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Oleh karena itu, pihak Kejagung sendiri masih mendalami kasus dugaan korupsi mobil listrik tersebut. “Jadi kita masih akan dalami lagi dominasi peran dari pak DI dalam kasus-kasus itu,” pungkas Prasetyo.

Dalam kasus ini, Kejagung sudah melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan dalam kasus dugaan korupsi proyek 16 mobil listrik di tiga BUMN pada Rabu (24/6/2015). Tiga BUMN itu yakni Bank BRI, PT PGN, dan Pertamina.

Usai pemeriksaan selama 9 jam, Dahlan menyatakan akan mengembalikan duit Rp 32 miliar itu jika dianggap tak sesuai ketentuan.

Sudah ada dua tersangka dalam kasus yang nilai proyeknya Rp 32 miliar itu. Mereka adalah bekas pejabat Program Kemitraan dan Bina Lingkungan BUMN Agus Suherman serta Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama Dasep Ahmadi. PT Sarimas merupakan pelaksana pembuatan mobil listrik.

Kejaksaan menduga Agus menyalahgunakan wewenang mengucurkan dana untuk proyek itu. Sedangkan Dasep dianggap tidak memenuhi kewajiban menyelesaikan pengadaan mobil listrik. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.