Senin, 22 Juli 19

Dagang di Aksi Demo, Amir: Saya Pernah Dua Kali Disangka Intel

Dagang di Aksi Demo, Amir: Saya Pernah Dua Kali Disangka Intel
* Amir pedagang keliling di lingkungan Mahkamah Konstitusi (MK) yang ikut dalam pusaran aksi kawal sidang MK. (Kapoy/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sidang putusan sengketa Pilpres 2019 akan diumumkan oleh hakim Mahkamah Konstitusi pada Kamis (27/6/2019) di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Menunggu hasil putusan tersebut, Ribuan massa hadir di lingkungan gedung MK untuk mengawal jalannya sidang putusan.

 

Baca juga:

MK Percepat Bacakan Putusan Sengketa Pilpres 2019

9 Hakim MK Penyelesai Sengketa Pilpres 2019

Multaqo Alim Ulama Sarankan Perlunya Rekonsiliasi Pasca Pilpres 2019

 

Dari massa yang hadir, ada juga para pedagang keliling yang berjuang untuk hidupanya. Salah satunya Amir (47), seorang pedagang kopi dan minuman segar.

Amir menceritakan dukanya berjualan di kerumunan aksi demo. Dari beberapa kali berjualan di massa demo dia pernah disangka sebagai intel polisi.

“Pernah dua kali saya disangka intel, itu pas demo 212,” ujar Amir kepada obsessionnews.com di lokasi aksi kawal putusan MK tentang sidang sengketa Pilpres 2019, Kamis (27/6).

Selain dukanya, dia juga menceritakan sukanya. Amir mengaku, sukanya jualan di lokasi massa aksi demo, dia dapat meraup keuntungan yang lebih besar dari hari biasa.

“Keuntungan sama hari biasa lebih besar di hari demo,” ungkapnya.

Dia berharap, aksi pengawalan putusan sengketa Pilpres 2019 di MK ini berjalan aman dan damai. “Mudah-mudahan nga anarkis ya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, hasil sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di putuskan oleh MK hari ini. Sementara pengadilan berjalan di MK, di luar gedung ribuan massa yang mengawal aksi tersebut memenuhi jalan Medan Merdeka Barat. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.