Rabu, 21 November 18

Ridwan Hisjam Gencar Sosialisasikan Revolusi Industri 4.0 ke Para Pemuda

Ridwan Hisjam Gencar Sosialisasikan Revolusi Industri 4.0 ke Para Pemuda
* Ridwan Hisjam mengadakan sosialisasi revolusi industri 4.0.

Malang, Obsessionnews.com – Anggota DPR RI Komisi VII, Ridwan Hisjam terus melakukan sosialisasi dan pemahaman tentang pentingnya Revolusi Industri 4.0 bagi kalangan generasi muda. Revolusi Industri 4.0 adalah suatu keharusan yang harus bisa dimanfaatkan oleh anak muda untuk kemajuan teknologi.

“Revolusi Industri 4.0 merupakan upaya transfomasi menuju perbaikan dengan mengintegrasikan dunia online dan lini produksi di industri, di mana semua proses produksi berjalan dengan internet sebagai penopang utama, jadi sejak sekarang harus selalu disosialisasikan, agar masyarakat mampu siap mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Ridwan saat menjadi pemateri dalam Kuliah Tamu di Universitas Islam Raden Rahmat, Malang, Selasa (6/11/2018).

Ridwan juga menjelaskan jika Revolusi Industri 4.0 sudah mulai berkembang dinegara-negara maju dimulai dari Jerman. Sebagai negara berkembang, Indonesia kata dia, tak boleh kalah dengan negara luar.

“Kemudian negara-negara Asia lain mengadopsi. Misalnya India mempunyai Make in India, Thailand punya Thailand 4.0. Oleh karena itu, melihat perkembangan yang ada, Indonesia memilih Making Indonesia,” imbuhnya dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor UNIRA.

Untuk merealisasikan progran Revolusi Industri tersebut, tentu harus diimbangi dengan peningkatan SDM yang ada, sehingga pemerintah pusat bersama DPR RI berencana merombak sistem pendidikan dengan lebih menekankan pada STEAM (Science, Technology, Engineering, the Arts, dan
Mathematics).

“Menyelaraskan kurikulum pendidikan nasional dengan kebutuhan industri di masa mendatang. Indonesia akan
bekerja sama dengan pelaku industri dan pemerintah asing untuk meningkatkan kualitas sekolah kejuruan, sekaligus memperbaiki program mobilitas tenaga kerja global untuk memanfaatkan ketersediaan SDM dalam mempercepat transfer kemampuan” jelas pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII tersebut.

“Di era revolusi industri 4.0 diperlukan pembaharuan pola kerjasama dengan berbagai pihak, terutama dalam hal inovasi. Perguruan tinggi dituntut melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan era saat ini yang sudah di era revolusi industri 4.0. Perguruan Tinggi harus sanggup menghadapi Revolusi Industri 4.0 ini terutama para dosen seluruh Perguruan Tinggi,” tutup Ridwan politisi Partai Golkar ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Civitas Akademika, para dosen dan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dan PPA di tahun 2018 serta sekretaris Yayasan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.