Kamis, 9 Desember 21

Daerah Belum Siap Anggaran Pilkada, Mendagri Siapkan Payung Hukum

Daerah Belum Siap Anggaran Pilkada, Mendagri Siapkan Payung Hukum

Jakarta, Obsessionnews – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan tanggung jawab kepada masing-masing kepala daerah untuk mengalokasikan anggaran daerah sebagai dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada Desember 2015 nanti.‬

Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan siap memberikan payung hukum bagi pemerintah daerah yang belum menyiapkan anggaran untuk Pilkada.

‪”Kami memberikan payung hukum, kemudian telah berbicara pada Kementerian Keuangan dan KPU. Setiap daerah tentu berbeda. Namun, ada tanggung jawab kepala daerah dari 269 pilkada ini untuk secara mandiri melakukan pilkada dengan anggaran daerahnya,” ujar Tjahjo usai mengikuti peresmian pilkada serentak 2015 di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (17/4/2015).‬

‪Dia juga menyampaikan, daerah yang belum melaporkan anggaran pilkada, dapat melakukan penyisiran terhadap anggaran yang sudah diputuskan maupun yang akan ada perubahan. Selain itu, menggunakan anggaran dengan model hibah, swakelola, atau pengeluaran mendahului penetapan perda APBD.‬

“Terkait masalah anggaran pilkada, yang penting Kemendagri telah memberikan payung hukum. Sehingga, kepala daerah nantinya tidak akan dipermasalahan secara hukum di kemudian hari,” katanya.

Tjahjo merasa Optimis, karena mengingat waktu pelaksanaannya masih terjangkau.”Sampai hari ini kami masih optimis. Ada daerah yang telah selesai, ada yang masih menyisir anggaran (pilkada serentak). Waktunya juga masih cukup lama. Jadi, sambil jalan saling melengkapi,” ungkapnya.‬

‪Sekedar informasi, masih terdapat 63 daerah dari 269 yang belum melaporkan anggaran pilkada kepada KPU. Diperkirakan, sebanyak 63 daerah tersebut berasal dari kepala daerah yang masa jabatannya habis pada periode Januari-Juli 2016. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.