Senin, 28 September 20

Dadang: Gara-gara “Tante Corona” Penghasilan Gue Melorot Tajam!

Dadang: Gara-gara “Tante Corona” Penghasilan Gue Melorot Tajam!
* Muhammad Ramdani atau yang akrab dipanggil Dadang, tukang ojek yang mangkal di Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: dok. pribadi)

Penghasilannya semakin tidak menentu ketika di Jakarta diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Jumat (10/4/2020). PSPB bertujuan  untuk memerangi corona. PSBB diberlakukan selama dua minggu sejak diterapkan, dan bisa diperpanjang tergantung situasi. Dalam peraturan PSBB itu ojek dilarang memuat penumpang, hanya boleh memuat barang.

“Gue nggak berani bawa penumpang, takut dicegat petugas, lalu disuruh push up. Ngeri. Nanti gue jadi viral,” tutur Dadang.

Ia kadang-kadang mendapat oder mengantarkan barang, juga memperoleh oder belanja ke super market.

“Gue kayak orang kaya belanja di Hero Gondangdia,” ujarnya bercanda.

Selain itu ia mendapat order membawa kucing ke dokter hewan.

Berbagai elemen masyarakat bahu-membahu memberikan bantuan sembako kepada kaum duafa. Salah seorang yang mendapat sembako adalah Dadang. Ia bersyukur karena mendapat sembako tersebut.

Dadang berharap semoga “Tante Corona” cepat minggat dari bumi Indonesia, agar perekonomian nasional pulih kembali. (arh)

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.