Minggu, 31 Mei 20

Covid-19 Menyebar di AS, Penjualan Senjata Meroket

Covid-19 Menyebar di AS, Penjualan Senjata Meroket
* Penjualan senjata di AS - ilustrasi

Laporan media massa AS menunjukkan bahwa penjualan senjata di negara ini meningkat tajam di tengah penyebaran virus Corona.

Washington Times melaporkan, tingkat penjualan senjata di AS pada Maret 2020 melonjak bersamaan dengan meluasnya penyebaran Covid-19.

Media massa AS mengungkapkan bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran virus corona telah memicu meroketnya penjualan senjata di negara ini.

Fenomena ini terjadi bersamaan dengan tingginya kritik terhadap pemerintahan Trump yang dinilai gagal menangani penyebaran Covid-19.

Saat ini, jumlah orang yang positif terinfeksi virus corona di Amerika Serikat sebesar 215.344 orang dengan tingkat kematian mencapai 5.112 orang.

Lebih 189.000 Warga AS Terinfeksi Covid-19
Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Amerika Serikat (AS) begitu cepat sehingga membuat negara ini berada di urutan pertama dengan jumlah kasus terbanyak di antara negara-negara dunia.

Data yang dirilis pada Rabu pagi, 1 April 2020, 189.633 warga Amerika terinfeksi Covid-19 dan 4.081 dari mereka meninggal dunia. Disusul Italia dengan 105.792 kasus, di mana 12.428 orang meninggal dunia.

Spanyol berada di posisi ketiga kasus tertinggi dengan 102.136, di mana 9.053 dari mereka meninggal dunia.

Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus penularan Covid-19 adalah Cina, Jerman, Perancis, Iran dan Inggris.

Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu, 28 Maret 2020 mengusulkan untuk memberlakukan Lockdown total area New York guna membatasi penyebaran Covid-19 ketika kasus menembus angka 100.000. Namun, gagasan ini ditolak Gubernur New York Andrew Cuomo, dan menggantinya dengan peringatan perjalanan untuk wilayah New York.

Para kritikus segera menyebut gagasan itu tidak bisa dijalankan karena akan menyebabkan kekacauan di New York, area yang berfungsi sebagai mesin ekonomi AS bagian timur, yang menyumbang 10 persen dari populasi dan 12 persen PDB. Beberapa jam kemudian, Trump membatalkan gagasan tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memperingatkan penduduk untuk tidak melakukan perjalanan domestik yang tidak penting selama 14 hari. Peringatan itu tidak berlaku untuk karyawan industri infrastruktur kritis termasuk truk, kesehatan masyarakat, dan jasa keuangan.

Sementara alat tes untuk virus Corona juga masih sedikit, meskipun Gedung Putih berulang kali berjanji bahwa alat tes akan tersedia secara luas.

Menurut data terbaru pada Rabu pagi, 1 April 2020, setidaknya lebih dari 865.940 telah terinfeksi Covid-19 di seluruh dunia. Lebih dari 171.697 pasien virus ini berhasil sembuh dan lebih dari 43.013 lainnya meninggal dunia. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.