Rabu, 2 Desember 20

Covid-19: Italia Tutup Bioskop, Kebugaran dan Kolam Renang

Covid-19: Italia Tutup Bioskop, Kebugaran dan Kolam Renang
* Ilustrasi pandemi Covid-19 di Italia. (Foto: freepik)

Bioskop, kolam renang, dan pusat kebugaran di Italia tidak boleh beroperasi mulai hari Senin (26/10), sebagai bagian dari upaya menekan pandemi virus Corona (Covid-19).

Restoran dan bar juga hanya bisa buka hingga pukul 18.00, tapi toko dan sebagian besar kegiatan bisnis tetap diperbolehkan beroperasi.

Kebijakan di Italia tersebut merupakan hasil dari kesepakatan antara Perdana Menteri Giuseppe Conte dan para pejabat regional.

Kawasan Campania, yang mencakup Napoli, termasuk di antara mereka yang meminta pembatasan yang lebih ketat.

PM Conte mengatakan, ia tidak ingin menerapkan kembali karantina wilayah secara nasional yang diberlakukan saat berlangsung gelombang pertama pandemi pada Maret dan April karena karantina wilayah ini sangat memukul ekonomi.

Berdasarkan kebijakan terbaru yang disepakati hari Minggu (25/10), sebagian besar kegiatan belajar mengajar untuk sekolah menengah dilakukan secara daring.

Italia menutup bioskop, pusat kebugaran dan kolam renang di tengah unjuk rasa di Napoli dan Roma yang menentang pembatasan yang lebih ketat.

Pada hari Sabtu (24/10), kasus positif virus corona bertambah lebih dari 19.600. Jumlah pasien yang meninggal pada hari tersebut tercatat 151 orang.

Sebelumnya, PM Conte memberi wewenang bagi pemerintah daerah untuk menerapkan kebijakan regional untuk menekan angka kasus virus corona.

Wali kota diberi kewenangan untuk menutup area publik setelah pukul 21.00 dan jam buka restoran serta jumlah kelompok yang diizinkan masuk akan diperketat.

Sebanyak 11.705 kasus baru diumumkan pada hari Minggu (18/10), mengalahkan rekor sebelumnya, pada hari Sabtu di angka 10.925.

Italia adalah negara Eropa yang paling terpukul pada awal pandemi. Sekarang negara itu mencatat 414.000 kasus Covid-19 dengan 36.500 kematian, menempatkannya di urutan kedua setelah Inggris di Eropa. (Red)

Sumber: BBC News

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.