Sabtu, 16 Oktober 21

CLS Knights Tampil Memukau di NBL

CLS Knights Tampil Memukau di NBL

Bandung, Obsessionnews – Catatan fantastis ditorehkan CLS Knights Surabaya di musim kompetisi 2014-2015. Mario Wuysang mengukir rekor winning streak 14 kali. Menyusul kemenangan telak atas NSH GMC GSBC Jakarta, 94-46, pada hari pertama IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia 2014-2015 Seri IX Bandung, di C-tra Arena jalan Cikutra Bandung, Rabu (25/3).

Kemenangan beruntun CLS Knights musim ini, mengungguli capaian Satria Muda Britama Jakarta di awal musim. Sebelumnya, tim polesan Cokorda Raka Satrya Wibawa hanya mencatatkan 13 kemenangan dan dihentikan oleh M88 Aspac Jakarta di Seri V Batam. Namun kini, rekor itu dipatahkan oleh CLS Knights.

CLS Knights memulai pesta kemenangan dengan cukup mengesankan. Mereka memimpin 16 poin (29-13) saat kuarter pertama ditutup. Achmad Syarif melengkapi keunggulan di sisa 25 detik lewat 2-point jump shot. Penampilan gemilang Mario Wuysang membawa CLS Knights unggul dengan mengemas 8 poin di kuarter ini.

Dominasi CLS Knights berlanjut di kuarter kedua. Mereka mencetak 26 poin yang hanya dibalas 11 poin oleh NSH GMC. Bertepatan dengan buzzer, 2-point jump shot Mario Wuysang membuat skor terpaut 31 poin (55-24). CLS Knights memimpin pertandingan saat kuarter kedua ditutup.

Meskipun unggul jauh, CLS Knights tak mengendurkan serangan. NSH GMC justru semakin terbenam. Di akhir kuarter ketiga, Andi Amirul Amier memasukkan free throw. Namun tak mampu menyelamatkan timnya dari ketertinggalan. CLS Knights unggul 42 poin (78-36) di kuarter ketiga.

CLS Knights

Bima Riski Ardiansyah menyumbang 6 poin di kuarter ketiga bagi CLS Knights. CLS Knights semakin diatas angin. Mereka menguasai jalannya pertandingan sepenuhnya. Puncaknya, three point play Achmad Syarif membenamkan NSH GMC dengan margin 48 poin (94-46). Saat buzzer berbunyi, NSH GMC kembali harus menelan kekalahan.

Beberapa pemain CLS Knights tampil gemilang di laga ini. Diantaranya, Kaleb Ramot Gemilang (13 poin, 9 rebound), Mario Wuysang (12 poin), Achmad Syarif (11 poin), Sandy Febriansyakh (10 poin), Arif Hidayat (10 poin), serta Bima Riski Ardiansyah (10 poin).

“Kontribusi bench cukup baik di pertandingan ini, meskipun mereka masih kurang pengalaman. Selain itu hari ini Arif Hidayat juga kita persiapkan untuk menjadi pelapis Dimaz Muharri atau Mario Wuysang, saat fouling mereka tinggi di laga-laga berat,” ujar head-coach CLS Knights, Kim Dong-won.

Kemenangan CLS Knights kali ini semakin memanaskan perebutan tahta klasemen sementara. Pasalnya, mereka menduduki posisi ketiga klasemen sementara dengan torehan 49 poin. Meskipun dengan poin yang sama (49 poin), namun Pelita Jaya Energi Mega Persada berada satu tingkat diatasnya karenaa unggul goal difference.(Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.