Sabtu, 3 Desember 22

China Geger! Kerusuhan Pecah di Pabrik iPhone

China Geger! Kerusuhan Pecah di Pabrik iPhone
* Protes kekerasan pecah di sekitar pabrik iPhone besar Foxconn di China. (Screengrab via Twitter)

Rakyat China komunis mulai berani lakukan aksi demo hingga berujung kerusuhan. Kerusuhan yang melibatkan ratusan orang dilaporkan pecah di China. Ini terjadi di sekitar pabrik iPhone terbesar milik Foxconn, di Zhengzhou, China tengah.

Para pekerja bentrok dengan petugas keamanan mengenai gaji dan kondisi hidup di pabrik tersebut. Dimuat AFP, ini terlihat dalam banyak video yang dibagikan di Weibo dan Twitter yang telah diverifikasi media tersebut.

Dalam sebuah video dengan latar siang hari, ratusan pekerja terlihat berbaris di jalan di siang hari. Beberapa dihadang oleh polisi anti huru hara dan orang-orang berjas hazmat.

Namun video malam harinya, seorang pria tiba-tiba muncul dengan wajah berlumuran darah. “Mereka memukul orang, memukul orang. Apakah mereka punya hati nurani?” kata seseorang yang tak tersorot kamera dalam video tersebut, dikutip Rabu (23/11/2022).

TKP lain di tempat yang sama menunjukkan puluhan pekerja menghadapi barisan polisi sambil berteriak “Pertahankan hak kami! Pertahankan hak kami!”. Sementara suara lain berbicara tentang “bom asap” dan “gas air mata”.

Dalam video lain, juga terlihat beberapa truk pemadam kebakaran yang dikelilingi oleh polisi dengan pakaian hazmat diparkir di dekat blok perumahan.

“Semua pekerja harap kembali ke akomodasi mereka, jangan bergaul dengan minoritas kecil elemen ilegal,” ujar seseorang melalui pengeras suara dalam video tersebut.

Pihak Foxconn kemudian mengkonfirmasi kerusuhan itu. Perusahaan asal Taiwan itu mengatakan para pekerja memang telah mengeluh tentang gaji dan kondisi di pabrik tersebut.

Di kesempatan yang sama, perusahaan juga membantah rumor lain yang berkembang. Bahwa mereka telah menampung karyawan baru dengan staf positif Covid-19 di produsen iPhone terbesar di dunia, yang menimbulkan kepanikan pekerja lama.

“Mengenai kekerasan apa pun, perusahaan akan terus berkomunikasi dengan karyawan dan pemerintah untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi,” kata raksasa teknologi Taiwan itu dalam sebuah pernyataan.

Foxconn dikenal juga dengan nama resminya Hon Hai Precision Industry. Perusahaan ini adalah produsen elektronik kontrak terbesar di dunia, yang merakit gadget untuk banyak merek internasional.

Subkontraktor utama Apple itu baru-baru ini melihat lonjakan kasus Covid-19 di Zhengzhou. Itu membuat perusahaan menutup kompleks yang luas dalam upaya untuk mengendalikan virus.

Fasilitas yang dijuluki “Kota iPhone” tersebut, sejak itu beroperasi dalam “lingkaran tertutup”. Rekaman muncul bulan ini tentang para pekerja yang panik melarikan diri dari lokasi dengan berjalan kaki setelah tuduhan kondisi buruk di fasilitas tersebut.

Beberapa karyawan kemudian menceritakan adegan kekacauan dan kekacauan di kompleks bengkel dan asrama. Pabrik diyakini memiliki sekitar 200.000 pekerja.

Sementara itu, tagar di Weibo soal “kerusuhan Foxconn” diyakini telah disensor pada rabu siang. Tetapi beberapa postingan teks yang mengacu pada protes besar di pabrik tetap aktif. (CNBCIndonesia/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.