Minggu, 24 Oktober 21

Charles Darwin University Anugerahkan Gelar Doctor HC untuk SBY

Charles Darwin University Anugerahkan Gelar Doctor HC untuk SBY
* Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima gelar Doktor Honoris Causa (HC) Bidang Ekonomi dari Charles Darwin University (CDU) Australia, Selasa (24/10/2017). Gelar tersebut diberikan oleh Prof. Simon Maddocks, Vice-Chancellor CDU. (Foto: DPP-PD)

Darwin – Charles Darwin University (CDU), Australia, menganugerahkan gelar  Doctor Honoris Causa (HC) Bidang Ekonomi  kepada Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa (24/10/2017). Gelar tersebut diberikan oleh  Prof. Simon Maddocks, Vice-Chancellor CDU.

 

Baca Juga:

SBY Bangga Persenjataan TNI Makin Modern

Dari Jokowi, SBY hingga Habibie Doakan Istri Hamzah Haz

SBY: Tegakkan Hukum Secara Adil dan Tidak Tebang Pilih

SBY Serukan Teruskan Pemberantasan Korupsi

 

Dalam pidatonya, SBY yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menekankan pentingnya pembangunan ekonomi dan penguatan demokrasi dalam satu keutuhan.

Khusus pembangunan ekonomi, SBY mengajukan konsep sustainable growth with equity yang intinya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, social inclusion dan kelestarian lingkungan.

Di tempat terpisah Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari menjelaskan, gelar ini merupakan gelar Doktor HC Causa ke-13 dari berbagai universitas dalam negeri (Unand, Unsyiah dan ITB), serta banyak universitas luar negeri ternama dari Australia, Singapura, Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, Thailand, Malaysia.

 

Baca Juga:

Ulang Tahun, SBY Ingat di Cikeas Partai Demokrat Dirancang dan Dibentuk

SBY Sebut Ada Lima Masalah Bangsa yang Harus Diselesaikan

 

SBY Masih Berpengaruh 

Jenderal  TNI (Purn) SBY dilahirkan di Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949.  Saat menjabat Menko Polhukam SBY ikut membidani kelahiran Partai Demokrat pada tahun 2001. Lewat Partai Demokrat SBY terpilih sebagai Presiden pada Pilpres 2004, pilpres pertama yang langsung dipilih oleh rakyat. Dalam Pilpres 2004 SBY berpasangan dengan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK). SBY-JK memimpin Indonesia periode 2004-2009.

Pada Pilpres 2009 Partai Demokrat kembali mengusung SBY sebagai capres. Kali ini SBY berduet dengan mantan Menteri Keuangan Boediono. SBY-Boediono memenangkan Pilpres, dan memimpin Indonesia periode 2009-2014.

Meski tak lagi menjadi Presiden, SBY masih memiliki pengaruh besar dalam peta perpolitikan nasional. Hal ini disebabkan SBY adalah Ketua Umum Partai Demokrat yang memiliki kursi cukup banyak di DPR, dan menjadi partai penyeimbang. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.