Kamis, 20 Januari 22

Cendekiawan Muslim Quraish Shihab Ungkap Janji Jokowi

Cendekiawan Muslim Quraish Shihab  Ungkap Janji Jokowi
* Quraish Shihab (kiri)

Jakarta, Obsessionnews – Cendekiawan muslim dan mantan Menteri Agama Quraish Shihab dikenal memiliki pergaulan yang luas. Salah satu di antaranya adalah ia bergaul dengan Joko Widodo (Jokowi). Perkenalannya dengan Jokowi tidak ujug-ujug terjadi di ujung Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Quraish sudah tahu rekam jejak Jokowi saat memimpin Solo.  (Baca: Quraish Shihab Tak Peduli Dicap Soehartois)

Saat Jokowi akan maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi dan Quraish mereka bertautan lagi. Ada tim promosi yang menginginkan Quraish mendukung Jokowi, untuk melawan isu agama.

Tanpa sengaja Quraish dan Jokowi bertemu di Tanah Suci. Quraish pun berbincang hangat dengan Jokowi seputar pencalonan gubernur. Quraish janji mendukung Jokowi dengan syarat.

“Yang pertama, Bapak bekerja sungguh-sungguh sebagaimana kesungguhan Bapak di Solo. Yang kedua, tidak ada korupsi,” terang Quraish.

Jokowi menukas dengan cepat, “Saya berjanji.”

Quraish mengulang. “Pak, kita dekat Kakbah. Bapak janji?” tanya Quraish.

“Saya janji,” Jokowi menegaskan lagi.

Lama tak bersua, mereka bertemu lagi pada sebuah acara di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta. Saat itu Jokowi sudah menjadi Gubernur. Pada saat bersamaan, ada juga Jusuf Kalla.

Saat Jokowi keluar, Quraish menyusuri langkahnya. “Pak, masih ingat janjinya?” tanya Quraish.

“Saya ingat, Pak,” ujar Jokowi.

Wartawan yang kala itu mengekori Jokowi ke mana pun, penasaran . Mereka mengejar Quraish soal janji Jokowi. Quraish menutup mulut rapat-rapat. “Itu antara saya dengan Pak Jokowi,” terangnya.

Saat Jokowi berniat beralih dari Balai Kota ke Istana, tak ada janji lagi. Tapi bagi Quraish, itu adalah janji pemimpin. Tanpa melihat posisi yang ia duduki.

Tak dinyana, Jokowi yang awalnya bukan siapa-siapa, bisa memenangi pertarungan Pilpres 2014. Quraish tak pernah merasa berjasa, tak juga menyesali jika dukungan itu keliru.

Janji Jokowi itu diungkap Quraish dalam buku biografinya, Cahaya, Cinta, dan Canda Quraish Shihab. Buku biografi yang diterbitkan Lentera Hati ini ditulis oleh Mauluddin Anwar, Latief Siregar, dan Hadi Mustofa. Buku itu diluncurkan di Gramedia Matraman, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Buku ini menceritakan perjalanan hidup ahli tafsir dan mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu sejak masa kanak-kanak yang nakal, saat di pesantren, menuntut ilmu di Mesir, hingga sosoknya kini. Di akhir setiap bab, diselipkan mutiara pemikirannya.(MTVN)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.