Sabtu, 4 Desember 21

Cegah Munculnya Ekstremisme, Pegawai Kemenag Dilarang Dukung Organisasi Terlarang

Cegah Munculnya Ekstremisme, Pegawai Kemenag Dilarang Dukung Organisasi Terlarang
* Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar. (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, obsessionnews.com – Untuk mencegah munculnya ekstremisme di kalangan aparatur sipil negara (ASN), Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Surat Edaran Sekjen (SE) Kemenag No 8 Tahun 2021 yang melarang para pegawai berafiliasi dan atau mendukung organisasi terlarang. Dalam surat edaran tertanggal 3 Februari 2021 itu pegawai Kemenag juga dilarang berafilisasi dan atau mendukung organisasi kemasyarakatan (ormas) yang telah dicabut status badan hukumnya.

 

Baca juga:

Kemenag Kembali Selenggarakan Seleksi Guru MAN Insan Cendekia dan MAKN

Sekjen Kemenag Serahkan Bantuan ASN untuk Masyarakat Terdampak Banjir Kalsel

Kemenag Dukung Terobosan Kemendikbud Susun Peta Jalan Pendidikan Indonesia 

 

Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar menjelaskan, SE ini terbit sebagai tindak lanjut atas dikeluarkannya Surat Edaran Bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 2 Tahun 2021 dan Nomor 2/SE/I/2012 tentang Larangan bagi ASN untuk Berafiliasi dengan dan/atau Mendukung Organisasi Terlarang dan/atau Organisasi Kemasyarakatan yang Dicabut Status Badan Hukumnya.

“ASN harus menjunjung tinggi nilai-nilai dasar wajib setia dan taat pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintah yang sah, serta berfungsi sebagai perekat dan pemersatu bangsa,” tegas Nizar di Jakarta seperti dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas Kemenag, Kamis (4/2/2021).

Menurut Nizar, keterlibatan ASN dalam mendukung dan/atau berafiliasi dengan organisasi terlarang dan/atau ormas yang dicabut status badan hukumnya dapat menimbulkan radikalisme negatif di lingkungan pegawai.

“Untuk itu ancaman ini perlu dicegah,” sambungnya.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.