Minggu, 28 November 21

Cegah Kekerasan, 500 Toko Alkohol Milik Pemerintah Ditutup

Cegah Kekerasan, 500 Toko Alkohol Milik Pemerintah Ditutup
* Kaum perempuan India menuding alkohol menjadi penyebab kekerasan rumah tangga dan seksual. (BBC)

Tamil – Negara bagian Tamil Nadu, di India tenggara, sudah menutup 500 toko alkohol milik pemerintah untuk mengatasi kekerasan.

Seperti dilansir BBC, jam buka toko-toko lain yang menjual alkohol juga akan dibatasi.

Menteri Besar Tamil Nadu yang baru terpilih kembali, Jayalalithaa Jayaram, sudah berjanji akan menerapkan larangan penjualan alkohol pada masa kampanyenya.

Para wartawan mengatakan janjinya amat populer di kalangan para pemilih perempuan, yang menuding alkohol sebagai penyebab kekerasan rumah tangga dan seksual.

Beberapa negara bagian lain di India sudah lebih dulu menerapkan larangan penjualan alkohol.

Saat kampanye Jayalalithaa Jayaram berjanji akan menerapkan larangan penjualan alkohol. (BBC)
Saat kampanye Jayalalithaa Jayaram berjanji akan menerapkan larangan penjualan alkohol. (BBC)

Bagaimanapun beberapa pengamat mengkhawatirkan, orang masih bisa membeli alkohol di negara bagian tetangga dan membawanya pulang ke rumah sementara ada pula yang mengkhawatirkan peningkatan produksi alkohol gelap.

Kerala -yang merupakan salah satu tujuan wisatawan asing dengan perkebunan teh, danau, dan pantainya- sudah menerapkan larangan alkohol dari sebagian besar hotel sejak tahun 2014 lalu.

Sementara Bihar, di India timur -yang paling banyak penduduknya dan tergolong negara bagian miskin- menerapkan larangan awal tahun ini, antara lain untuk mencegah agar pemasukan keluarga tidak dihabiskan untuk alkohol.

Sedangkan Gujarat Barat melarangnya sejak beberapa dekade lalu. (BBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.