Selasa, 18 Mei 21

Cegah dan Atasi Gangguan Jiwa!

Cegah dan Atasi Gangguan Jiwa!
* Ilustrasi gangguan jiwa. (Foto: Ist)

Gangguan jiwa yaitu sindrom atau pola perilaku yang secara klinis bermakna yang berhubungan dengan distres atau penderitaan dan menimbulkan gangguan pada satu atau lebih fungsi kehidupan manusia.

Penyebab dan Faktor Risiko Gangguan Jiwa

Kejadian gangguan jiwa yang terjadi ini dapat ditimbulkan akibat adanya suatu pemicu dari fungsi afektif dalam keluarga yang tidak berjalan dengan baik. Apabila fungsi afektif ini tidak dapat berjalan semestinya, maka terjadi gangguan psikologis yang berdampak pada kejiwaan dari seluruh unit keluarga tersebut.

Gejala Gangguan Jiwa

Terdapat beberapa tanda fungsi fisiologi jiwa yang tidak sehat, yaitu :

Perasaan tidak nyaman (inadequacy);
Perasaan tidak aman (insecurity);
Kurang percaya diri;
Kurang memahami diri;
Kurang mendapat kepuasan dalam berhubungan sosial;
Ketidakmatangan emosi;
Kepribadiannya terganggu;
Mengalami patologi dalam struktur sistem saraf (thorpe).

Diagnosis Gangguan Jiwa

Salah satu tes yang resmi dan dapat digunakan untuk mendiagnosis gangguan jiwa adalah dengan MMPI-2 (Minnesota Multifase Personality Inventory). Tes MMPI-2 adalah sebuah alat tes inventori yang berisi banyak pertanyaan dengan option ya dan tidak, tujuannya adalah untuk mengetahui kepribadian seseorang, terutama gangguan-gangguan psikologis yang ada di dalam diri seseorang, seperti gangguan anti sosial, gangguan seksual, gangguan depresi, kebohongan, dsb.

 

Pengobatan Gangguan Jiwa

Pengobatan untuk masalah gangguan mental harus tepat dan sesuai. Terdapat 2 golongan obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu:

1. Obat anti psikotik
Generasi 2 : risperidone, olanzapine, quetiapine, clozapine
Generasi 1 : haloperidol, chlorpromazine. trifluoperazine

2. Obat anti ansietas
Lorazepam, diazepam, alprazolam, clobazam
Obat-obatan harus sesuai dengan resep dokter dan memerlukan kontrol yang baik.

 

Pencegahan Gangguan Jiwa
Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencegah gangguan jiwa harus dimulai dari keluarga. Peran dan keterlibatan keluarga dalam proses penyembuhan dan perawatan pasien gangguan jiwa sangat penting, karena peran keluarga sangat mendukung dalam proses pemulihan pengidap gangguan jiwa.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu sering mengalami stres hingga memengaruhi kondisi jiwa dan aktivitas sehari-hari, maka segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (Halodoc/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.