Jumat, 12 Agustus 22

Cegah Aksi Tolikara, Tokoh Lintas Agama di Sumbar Gelar Pertemuan

Cegah Aksi Tolikara, Tokoh Lintas Agama di Sumbar Gelar Pertemuan

Padang, Obsessionnews- Pengurus organisasi masyarakat (ormas) bersama tokoh agama di Sumatera Barat (Sumbar) difasilitasi Pemerintah Daerah (Pemda) Selasa (28/7) mengadakan pertemuan dalam rangka menegah aksi Tolikara, Papua merembes hingga ke Sumbar.

Pertemuan yang digagas Pemprov Sumbar dengan agenda Silaturrahmi Pemerintah Dengan Lintas Tokoh dalam rangka Meningkatkan Kerukunan Ummat Beragama di Provinsi Sumbar, sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menjaga suasana tetap kondusif.

Pertemuan lintas tokoh agama dan ormas yang didakan di Auditorium Gubernuran Sumbar, dihadiri anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumbar, Bupati/Walikota, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi (Pol) Bambang Sri Herwanto, Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Widagdo Hendro Sukoco, Kapolres kabupaten/kota, Pimpinan Organisasi Keagamaan, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Bundo Kanduang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan perangkat SKPD terkait.

Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Widagdo Hendro Sukoco mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemprov Sumbar mengadakan pertemuan semacam itu. Masyarakat di Sumbar tidak boleh terpancing dengan aksi Tolikara pada Lebaran 17 Juli 2015 lalu, karena kasus itu sudah diproses. Semua elemen masyarakat dan tokoh agama agar sama-sama menjaga toleransi antar umat beragama.

“Kita Bhineka Tunggal Ika, jadi pegang teguh falsafah ini agar kita tidak bisa diadu domba oleh bangsa lain,” kata Widagdo.

Widagdo menjelaskan, pasca insiden Tolikara, tidak ada ormas tententu di Sumbar yang menjadi pantauan khusus. Meski demikian, pihaknya terus memantau dan meningkatkan pengamanan dilapangan.

“Otomatislah. Begitu kejadian, kita di daerah langsung bergerak meningkatkan pengamanan sehingga tidak muncul kejadian yang sama di daerah,” ujar Widagdo.

Hal senada juga disampaikan Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto, bahwa pihaknya terus memantau potensi-potensi konflik yang mungkin muncul atas imbas dari kejadian di Tolikara, Papua.

“Kita terus pantau situasi untuk mecegah munculnya aksi-aksi akibat dari kejadian waktu salat Ied di Papua,” kata Bambang.

Bambang Sri Herwanto mengingatkan kepada seluruh tokoh agama untuk selalu menjaga dan saling meningkatkan toleransi antar agama dan tidak mudah terprovokasi.

Hal yang sama juga disampaikan Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumbar Sudirman Gani. Pemprov Sumbar mengharapkan kerjasama dari seluruh komponen masyarakat ummat beragama untuk saling pengertian dan menjaga kekompakan dan toleransi dalam hidup beragama.

Setiap permasalahan yang muncul dapat diselesaikan dengan cara bermusyawarah. Sebagai daerah yang dikenal dengan kultur masyarakat yang agamais, egaliter, dan demokratis, Sumbar diharapkan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia dalam berkehidupan keagamaan. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.