Kamis, 9 Desember 21

“Caplok Man United 5-0, Liverpool ‘Kesetanan’ seperti Jurassic Park”

“Caplok Man United 5-0, Liverpool ‘Kesetanan’ seperti Jurassic Park”
* Mohamed Salah saat Liverpool bantai MU. (Goal.com)

Liverpool yang diperkuat Mohamed Salah dinilai bermain ‘kesetanan’ seperti “velociraptor di Jurassic Park” sehingga dengan gemilang mencaplok Manchester United dengan skor 5-0 tanpa balas.

Asisten pelatih Liverpool, Pep Lijnders, membandingkan hulu ledak mereka yang dipimpin Mohamed Salah layaknya “velociraptor di Jurassic Park” tersebut setelah melihat The Reds mencabik-cabik Manchester United di Old Trafford.

Pep Lijnders, asisten pelatih Jurgen Klopp, memuji daya ledak The Reds yang menyarangkan lima gol di Old Trafford, kandang Manchester United.

Pasukan Jurgen Klopp kembali ke peringkat dua klasemen Liga Primer Inggris setelah menggilas United, Minggu (24/10/2021), dengan Moh Salah mengemas hattrick.

Naby Keita dan Diogo Jota juga turut menyumbang, dan Lijnders terpukau melihat anak asuh Klopp begitu tajam di sepertiga akhir.

Ditanya bagaimana Liverpool bisa sangat gacor musim ini, tangan kanan Klopp itu menjawab dalam sebuah konferensi pers: “Kami menembak dari mana-mana! Tapi tidak, saya rasa ini karena gaya bermain tim jadi Anda tak bisa menilai bagaimana kami mencetak gol hanya dari cara kami mengalirkan bola dari belakang, ini soal keseluruhan.”

“Lini depan kami terus-menerus menemukan posisi apik untuk mencetak gol, dan bicara kualitas trisula kami, mereka layaknya velociraptor di Jurassic Park.”

“Mereka mematikan dan itu yang kami mau. Jadi jika Anda mencetak gol di momen yang tepat, laga versus Manchester United adalah contoh bagus tentang apa yang bisa saja terjadi.”

Lijnders menambahkan bahwa kesuksesan Liverpool akhir-akhir ini bukan berkat mengganti pendekatan saat latihan, mereka cuma lebih bugar daripada musim lalu.

“Apakah kami mengganti sesuatu [di musim panas]? Tidak. Kami cuma ingin selalu berkembang,” imbuhnya.

“Kadang Anda cuma harus kembali ke dasarnya dan itu yang kami lakukan musim ini.”

“Selain itu, pemain top – saya rasa kami punya beberapa – membutuhkan istirahat setelah periode-periode emosional, begitu banyak final, dan musim yang intens.”

“Bagus mereka bisa beristirahat karena jika Anda ingin konsisten, Anda harus menghormati istirahat dan proses beristirahat dan tidak hanya di antara laga, tetapi juga [di antara] musim. Semoga panjang umur!” (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.