Senin, 20 September 21

Capim KPK Akan ‘Dilitsus’ BIN, PPATK dan Kejaksaan

Capim KPK Akan ‘Dilitsus’ BIN, PPATK dan Kejaksaan
* Yenti Garnasih

Jakarta, Obsessionnews – Pendaftaran Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai saat ini masih terus bergulir. Pihak KPK sendiri akan bekerja sama dengan beberapa lembaga pemerintahan untuk mencari Capim KPK tersebut.

Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK Yenti Garnasih mengatakan, saat ini sudah 15 orang mendaftarkan diri sebagai calon komisioner di lembaga anti korupsi itu.

“Kita koordinasi saja, nanti kami juga akan berkunjung ke BIN, PPATK, dan Kejaksaan, nanti kan ada nama masuk, kita klarifikasi dulu, nama calon hingga tadi pagi 15,” kata Yenti kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (8/6/2015).

Yenti menjelaskan, para pendaftar calon pimpinan KPK itu berasal dari latar belakang keahlian dan jabatan yang berbeda. “Ada akademisi, PNS, aktivis, pengusaha, dan anggota Polri aktif, mereka mencalonkan, tapi tetap kami seleksi,” tuturnya.

Dia mengaku, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Wakil Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan (BG) serta beberapa jajaran Polri lainnya satu suara capim KPK dari kalangan mana saja, yang terpenting hasilnya bagus dalam pemberantas korupsi di negara ini.

“Mereka mendukung kinerja Pansel, biar hasilnya bagus, korupsi bisa dihilangkan, kita (Pansel dan Polri) satu kata kok,” kata Yenti.

Namun, Yenti menyebut hingga saat ini belum ada unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mendaftarkan diri sebagai calon komisioner lembaga antirasuah itu.

“Syaratnya yang penting tidak berusia lebih dari 65 tahun, nanti kita berharap dari lima orang yang terpilih, harus ada yang memahami betul acara pidana, orang hukum ada, yang tahu birokrasi, keuangan, penganggaran dan hal-hal yang bisa membocorkan dana pembangunan, itu harus,” pungkasnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.