Sabtu, 16 Oktober 21

Calon Tunggal Pilkada Bisa Diatasi Metode ‘Bumbung Kosong’

Calon Tunggal Pilkada Bisa Diatasi Metode ‘Bumbung Kosong’
* Ketua KPU Subang Maman Suparman

Subang, Obsessionnews – Untuk menghadapi Calon Pasangan Tunggal pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) bisa dilakukan dengan teknis “Bumbung Kosong”. Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, Maman Suparman pada teknis “Bumbung Kosong” pemilih pada pilihan antara calon dengan “Bumbung Kosong”.

Maksudnya, jelas dia, rakyat menyatakan mendukung atau menolak Pasangan Calon. Bagi yang mendukung langsung memilih calon, sebaliknya yang tidak mendukung akan memilih ‘Bumbung Kosong‘. “Ini pernah terjadi di Pilkades (Pemilihan Kepala Desa). Ada kalanya ‘Bumbung Kosong’ yang menang. Itu artinya calon kadesnya tidak jadi,” jelas ujar Ketua KPU Subang, Maman Suparman kepada Obsessionnews.com di Kantor KPU Subang, Kamis (6/8/2015).

Kantor KPU Subang

Tetapi KPU Subang tetap memantau perkembangan regulasi yang sekarang tengah berlangsung. Seperti diketahui hingga kini masih ada 8 kabupaten/kota yang punya Calon Pasangan Tungal.

Kalau KPU masih menunggu regulasi KPU. “Kita ikuti (perkembangannya) apakah ditunda ke 2017 atau Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perpu),” ujarnya. Pada dasarnya KPU hanya melaksanakan saja.

Apabila di tahun 2015 masih ada perubahan, kata Maman merupakan suatu hal yang dianggap wajar karena dihadapkan pada waktu yang sangat mepet. “Kami harap untuk (Pilkada) tahun 2018, sudah terantisipasi semuanya,” tambahnya. (Ted)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.