Senin, 19 April 21

Cak Imin: Kebanyakan Orangtua Tak Mengajari Anaknya Mengaji

Cak Imin: Kebanyakan Orangtua Tak Mengajari Anaknya Mengaji
* Cak Imin saat deklarasi Gerakan Nusantara Mengaji.

Jakarta, Obsessionnews — Kitab suci Al-Qur’an tidak hanya sebagai bacaan wajib, tetapi juga menjadi pedoman kehidupan. Namun sayangnya, di era modern ini banyak orangtua yang melupakan kewajiban untuk mengajari anak-anak mereka mengaji Al-Quran.

Untuk alasan itulah, menurut Inisiator Nusantara Mengaji, Abdul Muhaimin Iskandar, Gerakan Nusantara Mengaji dicanangkan.

“Deklarasi Anak-anak Nusantara Mengaji sesungguhnya rangkaian gerakan Nusantara Mengaji untuk mengingatkan kembali para orangtua, yang sekaligus imbauan untuk senantiasa menjalankan kewajiban memperkenalkan anak terhadap Al-Qur’an agar mereka dapat mengarungi bahtera kehidupan dengan baik,” kata Cak Imin, panggilan akrab Abdul Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Nusantara Mengaji

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa itu mengingatkan, anak-anak yang memiliki bekal kepandaian mengaji akan membuat orang tua tenang. Pasalnya, anak yang memiliki bekal kepandaian mengaji berarti telah memiliki fondasi generasi baru yang taat akan agama dan tidak mudah terpengaruh efek negatif dari perkembangan teknologi yang pesat.

“Kendati bagi anak-anak sekarang,  mengaji bukanlah sebuah hal yang menyenangkan bagi anak-anak, terutama jika mereka tidak mengetahui kenapa mereka harus mengaji. Persoalan seperti inilah yang harus dicarikan formulanya oleh para orangtua agar anak mau mengaji,” tuturnya.

Intinya, ungkap Muhaimin Iskandar, deklarasi Anak-anak Nusantara Mengaji merupakan langkah awal untuk mengajak anak-anak gemar mengaji, dan mengingatkan orangtua bahwa memperkenalkan anak pada Al-Qur’an akan menjadi tantangan tersendiri.

“Untuk itu, para orangtua harus dapat membuat pandangan bahwa mengaji sebagai sesuatu hal yang menyenangkan sekaligus mengasikan,” katanya.

Muhaimin melanjutkan, kreativitas para orangtua menjadi kunci sukses menanamkan mengaji itu menyenangkan bagi anak-anak.

“Tanamkan hal itu dari sekarang, karena LGBT, narkoba, terorisme, perilaku vandalis lainnya tengah mengintai anak-anak kita. Beri mereka pelindung atau masuk dalam kubangan,” kata dia. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.