Kamis, 11 Agustus 22

Cabor Asian Games dan Olimpiade Lebih Diprioritaskan

Cabor Asian Games dan Olimpiade Lebih Diprioritaskan
* Rapat Kemenpora dengan Komisi X DPR

Jakarta, Obsessionnews.com-SEA Games 2017 Malaysia bagi Indonesia bukan tolok ukur prestasi. Ajang olahraga antar negara Asean itu hanya dijadikan ujicoba menuju Asian Games 2018 dan Olimpiade 2020.

Menpora Imam Nahrawi, usai rapat dengan Komisi X DPR RI, Kamis (1/9/2016) mengatakan, pihaknya akan fokus pada cabang-cabang yang masuk olimpiade. Caranya dengan mengadakan kompetisi berjenjang, membuat regulasi dan alokasi anggaran pada cabor Olimpiade.

Bagi cabang non olimpiade, masih dapat berkompetisi pada kejuaraan tunggal, atau tingkat pelajar dan mahasiswa, jelas Menpora.

Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot Dewabroto mengatakan keputusan ini diambil setelah Komite Olimpiade Indonesia gagal memperjuangkan 13 cabor andalan ke Sea Games 2017.

Pada 2015 lalu Indonesia mengirim atlet terlalu banyak, padahal tidak semua mampu menghasilkan emas. Tahun depan, Indonesia akan mengirim atlet yang berpotensi meraih medali, jelas Gatot.

Setelah PON XIX pada 17-29 September, Kemenpora dan Satlak Prima akan memutuskan peringkat cabor berdasarkan kualifikasi untuk ke Asian Games dan Olimpiade.

Hasil pembahasan akan disampaikan ke KONI karena cabor itu menginduk ke KONI, jelas Gatot.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X, dibahas bahwa pagu anggaran Kemenpora untuk 2017 sebesar Rp 2,750 triliun. Pagu itu berdasarkan tiga fungsi yaitu pelayanan umum sebesar Rp 292,9 miliar, fungsi pendidikan Rp 1,095 triliun, fungsi pariwisata Rp 1,361 Triliun. @baronpskd

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.