Minggu, 26 September 21

Butuh Integritas Bagi KPU dan MK Menyelesaikan Pilkada Maluku Utara

Butuh Integritas Bagi KPU dan MK Menyelesaikan Pilkada Maluku Utara
* Syamsul Rizal Fungsionaris DPP Partai Golkar.

Jakarta, Obsessionnews.com – Masalah Pilkada Maluku Utara di Mahkmah Konstitusi (MK) dan KPU sampai saat ini belum juga selesai. Sebab baik MK mapun KPU dinilai tidak menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebaliknya, MK dan KPU justru terjebak dalam permainan politik para kandidat.

Hal itu disampaikan oleh fungsionaris Partai Golkar Syamsul Rizal. Ia meminta hakim MK bisa menjaga kredibilitas lembaga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai konstitusi. Serta harus independen serta tegak lurus pada aturan norma yang telah menjadi konsensus, yakni UUD 1945.

“Dalam kasus Pilkada Maluku Utara jika MK mau cepat selesai dengan hasil yang baik dan berwibawah, MK perlu memperhatikan Proses PSU yg merupakan amar putusan MK itu sendiri bukan sekedar hasilnya,” ujar Syamsul, Senin (10/12/2019).

Syamsul juga menegaskan kepada hakim MK bahwa dalam menjalankan Amar Putusan MK tentang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Maluku Utara, banyak sekali temuan Bawaslu Daerah bahwa Proses PSU ini cacat prosedur dan hasilnya pun dianggap ilegal.

“MK harus teiliti kenapa Bawaslu dalam rekomendasinya kepada KPU adalah Mendiskualifikasi pasangan calon Abdul Gani Kasuba dan Ali Yasin,” katanya.

Syamsul juga melihat banyak tindakan yang inkonstitusional yang dilakukan petahana. Seperti bagi-bagi uang, PSU yang tidak sesuai amar putusan MK, serta politik bagi-bagi kekuasaan. Karena itu rekomendasi Bawaslu harus dijalankan MK dan KPU.

“Saran saya kepada MK dari sisi norma tidak salah bila MK sejalan saja dengan keputusan Bawaslu dan KPU mendiskualifikasi cagub petahana Abdul Gani Kasuba yang telah merendahkan putusan sebuah lembaga negara yang berfungsi menguji Norma Hukum,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.